Harlah yayasan yatim piatu Al Muzakki yang ke 5
Hadirilah HARLAH YAYASAN YATIM PIATU AL MUZAKKI KE 5
Acara: harlah Yayasan Yatim Piatu Almuzakki yang ke 5
tempat: GEDUNG YAYASAN YATIM PIATU AL MUZAKKI
waktu: Jumat, 31 Desember 2010 pukul 19.00 WIB
yang akan di ramaikan dengan Istighosah bersama yang di pimpin oleh:@ KH. Drs. Munawar A.M
asal Jati Jajar Demak
@ KH. Asmudi
asal Wono Salam Demak
No Results Found
Blogs
Jakarta gelar kegiatan serupa PRJ bulan depan ... - Berita TerkiniANTARA News - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar kegiatan serupa Pekan Raya Jakarta (PRJ) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Juli 2013.
Palang Merah hentikan kegiatan di Afghanistan ... - Berita TerkiniANTARA News - Komite Internasional Palang Merah (ICRC) menghentikan seluruh pekerjaan di Afghanistan, Kamis, sehari setelah kantornya di Jalalabad diserang bom bunuh diri dan penembakan.
4 Kegiatan Personel SMASH Saat Tak Manggung - Berita Liputan6Personel SMASH tentu punya sejuta kegiatan setiap harinya. Tapi, apa yang mereka lakukan di luar aktivitas sebagai selebriti ya?
Videos

Warga Sambut Gembira Kegiatan Yang Diselenggarakan Oleh Pemprov DKI Jakarta Di Monas
Rutan Idol, Kegiatan Rutin Lapas Cirebon, Jawa Barat 6 April 2013] VIVAnews
Bapak Basuki Ahok) membuka kegiatan `Pelatihan Akreditasi Versi 2012 bagi Rumah Sakit (1)
Bapak Basuki Ahok) membuka kegiatan `Pelatihan Akreditasi Versi 2012 bagi Rumah Sakit (2)
Bapak Basuki Ahok) membuka kegiatan `Pelatihan Akreditasi Versi 2012 bagi Rumah Sakit (3)
Jelang Umrah, KD Masih Sibuk Berbagai Kegiatan
Kegiatan Vania Jelang Miss World 2013
Intip Kegiatan Keisha Alvaro
Jokowi Menggelar Kegiatan PKK Di Kolong Jalan Tol
Jokowi Menggelar Kegiatan PKK Di Kolong Jalan Tol
| Pennasia www.sembuhalami.com Berita+dan+Kegiatan 's link Penyembuhan Alami Paling Efektif di Surabaya ; Menghindari Penggunaan Obat Secara Berlebihan PENNASIA penyembuhan atau terapi tanpa obat / jamu. cocok bagi yang mencari pengobatan alternatif dan ingin sembuh alami. Efektif untuksakit jantung, rematik HNP dll |
| Batam Kepri Reclasering pp-lmr.ri | Cho Rae Hee Berita+dan+Kegiatan 's link Ini adalah kilas balik mengenai Pertarungan” antara tiga anggota TVXQ/DBSK, Kim Jaejoong, Kim Junsu, Park Yoochun, dan SM Entertainment perihal keabsahan kontrak eksklusif antara SM Entertainment dan JYJ. Yang akhirnya ada titik terang karena Kejaksaan Telah Menyelesaikan Gugatan Balik SME terhadap CreBeau. Buat kalian yang mau belum tau dan mau tau permasalahannya silahkan baca tapi kayanya harus fokus ya karena puanjannnnnnnnggggggggg banget ^0^ Hari pertama Persidangan yaitu pembacaan pembelaan mengambil tempat di persidangan di Pengadilan Distrik Seoul pada tanggal 16 November. Perwakilan dari SM Entertainment dan Trio JYJ menolak untuk mengubah sikap mereka. Perwakilan dari SM Entertainment menyatakan, “Periode kontrak 13 tahun TVXQ tidak dapat dihindari jika mereka memang ingin masuk ke pasar asing [pasar internasional-red].” Sedangkan Perwakilan Trio JYJ menyatakan “Periode kontrak itu sendiri diputuskan tanpa meminta pertimbangan para anggota TVXQ.” Perwakilan hukum SM Entertainment menjelaskan, “Periode kontrak tersebut disetujui karena kedua belah pihak memiliki kepentingan motivasi dan tujuan finansial yang sama,” dan bahwa, “TVXQ diciptakan dengan tujuan untuk membidik pasar asing dari sejak didirikan, periode kontrak yang panjang dibentuk dan disetujui berdasarkan persyaratan yang memang diperlukan agar TVXQ mendapatkan posisi stabil saat memasuki pasar asing.” Perwakilan tersebut menekankan bahwa, “Jika ada kurangnya dukungan atau pembagian pendapatan yang tidak adil selama aktivitas TVXQ, kontrak eksklusif tersebut tentu akan menjadi sebuah masalah. Namun, TVXQ selalu mendapatkan perlakuan terbaik yang dapat diusahakan, jauh melebihi artis lainnya di industri yang sama.” Perwakilan tersebut juga menambahkan, “Trio ini tidak sama sekali keberatan mengenai isi dari kontrak tersebut, mulai dari mereka debut sampai akhirnya mereka membawa masalah kontrak eksklusif, setelah mereka berselisih dengan agensi [SM Entertainment-red] perihal perusahaan kosmetik dimana mereka berinvestasi tahun 2008. Sejak saat itu, mereka mengabaikan kegiatan-kegiatan mereka, menggunakan permasalahan hukum ini sebagai sebuah alasan dari ketidakpedulian mereka, dan karena hal ini, anggota lainnya serta agensi sudah menanggung kerugian yang cukup besar.” Sebagai bantahan terhadap pernyataan tersebut, perwakilan hukum Trio JYJ menyangkal pernyataan sebelumnya, “Fair Trade Commision [Lembaga otoritas Korea Selatan yang menangani masalah persaingan ekonomi/bisnis-red] mengakui bahwa waktu 7 tahun adalah waktu maksimum dari sebuah kontrak. Kontrak TVXQ memang sudah tidak sah dari awal karena ada klausul-klausul yang tidak adil dalam kontrak tersebut termasuk pembagian pendapatan yang tidak adil, ganti rugi biaya penalti yang sangat memberatkan, dan sebuah periode kontrak yang sangat panjang.” Perwakilan Trio JYJ tersebut menekankan, “Kami tidak dapat menerima sikap SM Entertainment dan klaim yang mereka ajukan untuk kompensasi padahal seluruh argumen mereka didasarkan pada kontrak yang tidak sah. Sebelum kita melanjutkan ke hal yang lain, kita harus membuat lebih jelas dahulu apakah kontrak tersebut sah atau tidak.” Sesi berikutnya dari proses persidangan ini akan dilaksanakan 7 Desember 2010, pukul 2.00 PM, bertempat di lokasi yang sama, Pengadilan Distrik Seoul. Pada sesi tersebut, SM Entertainment mengajukan dua orang pegawai mereka sebagai saksi mata, dan mereka akan memberikan kesaksian mengenai situasi yang sebenarnya terjadi sewaktu penandatanganan kontrak tersebut. Dan Ini adalah versi lengkap berlangsungnya persidangan pada hari itu: Tanggal dan Waktu: Selasa, 16 November 2010. 10:00 AM Lokasi: Pengadilan Distrik Seoul Penasihat/Pengacara: JYJ (Sejong), SM (YulChon / JiPyungJiSeong) Isi dari Tuntutan Hukum: ▼Tuntutan Hukum baru JYJ dimulai setelah keberatan mereka atas tuntutan hukum SM Sebelum Review dari Proses Pembacaan TuntutanSaya, yang menulis review dari proses pembacaan tuntutan ni, adalah seorang fan dari JYJ. Aku menulis review ini dari sudut pandang seorang fan JYJ.Segala sesuatunya yang terjadi antara JYJ dan SM adalah karena kontrak 13 tahun yang tidak sesuai dengan hukum, eksploitasi otoritas dan tidak adil dari SM dengan meletakkan seluruh tanggung jawab kompensasi kepada JYJ jika kontrak diakhiri, dan pendistribusian pendapatan yang tidak adil.Dengan membawa-bawa Crebeau Cosmetics sebagai alasan utama dari tuntutan hukum, hal ini tidak lain dan tidak bukan adalah salah satu trik kotor SM.Awalnya saya tidak berencana menulis sebuah review. Aku selalu percaya dan menghormati keputusan-keputusan yang dibuat oleh member JYJ. Namun, alasan mengapa saya akhirnya berubah pikiran adalah karena saya percaya bahwa paling inilah hal terkecil yang dapat saya lakukan untuk melawan tindakan tidak berprinsip dari mereka yang memiliki kendali terhadap media dengan kebohongan dan tipuan palsu.Review ini hanya dapat di-repost pada situs-situs yang mendukung dan mempercayai JYJ. 1. Pendirian SM ※ SM tidak dapat mengirimkan sebagian dari bukti mereka sewaktu pembacaan tuntutan. Walaupun mereka melengkapi semua penyampaian bukti sebelumnya, mereka harus menyampaikan ulang sebagian dari dokumen-dokumen tersebut dikarenakan ada perubahan nomor kode dari dokumen. Jika bukti itu mereka sampaikan sehari sebelum pembacaan tuntutan, adalah mustahil dokumen tersebut akan dapat diserahkan kepada hakim yang memimpin persidangan pada hari pembacaan tuntutan. Oleh karena itu, beberapa poin yang dibuat oleh SM adalah poin-poin isi tuntutan tapi tanpa disertai bukti. (1) Latar Belakang KasusMasalah terjadi saat JYJ menyampaikan keputusan mereka dan meninggalkan TVXQ di bulan Juli 2009. Ini adalah masa dimana usaha SM selama bertahun-tahun mulai mendatangkan hasil.Sebelum Mei 2009, JYJ tidak pernah mempertanyakan hal apapun mengenai kontrak mereka dengan SM.SM-lah pihak pertama yang melakukan pendekatan kepada JYJ, di bulan februari 2009, mengurusi pembagian pendapatan yang lebih baik dari semua keuntungan yang diperoleh atas aktivitas-aktivitas JYJ di dalam dan di luar negeri. JYJ menyetujui semua poin-poin yang tercantum saat itu.JYJ tidak pernah mempertanyakan hal apapun mengenai kontrak tersebut selain menyinggung hal mengenai pendapatan, dan tidak ada artis SM lainnya yang mengajukan komplain mengenai kontrak yang ada sekarang.Karenanya, akar permasalahan ini adalah perusahaan kosmetik JYJ. (2) Kemajuan KasusMasalah-masalah antara SM dan JYJ dimulai pada bulan Mei 2009.Pada saat itu, JYJ sedang berpartisipasi dalam Tur Konser Tohoshinki (4TH Secret Code) di Jepang. Pada masa ini, SM menerima sebuah permintaan dari AVEX. Isi dari permintaan ini adalah agar:Begitu banyak laporan yang dikirim ke AVEX oleh para fans Jepang yang menyatakan, “Dikatakan, jika Kosmetik Crebeau dibeli, kami akan mendapatkan kesempatan untuk bertemu TVXQ. Juga orang tua dari personil TVXQ menjual kosmetik Crebeau di daerah-daerah dimana Tur Jepang sedang dilangsungkan.” AVEX mengirimkan sebuah permintaan kepada SM untuk memverifikasi laporan tersebut.SM pun bertemu dengan JYJ dengan maksud untuk memverifikasi keabsahan laporan tersebut.SM pun memberitahu JYJ bahwa akan muncul sebuah masalah jika para member mengeksploitasi nama TVXQ ketimbang memperlakukan perusahaan kosmetik tersebut sebagai sebuah investasi finansial. Untuk memastikan bahwa tidak ada permasalahan hukum, SM bertanya kepada JYJ untuk mengungkapkan detail investasi mereka, namun JYJ tidak melakukannya. Sebuah pernyataan saksi diajukan sebagai barang bukti.JYJ menolak sebuah komersial dengan merek kosmetik dosmetik (spekulasi yang beredar merek tersebut adalah MISSHA) dan mengajukan sebuah tuntutan terhadap SM. (3) Crebeau dan JYJ memiliki hubungan yang dekat terhadap satu sama lain8 January 2009. JYJ menghadiri sebuah sesi penataran investasi yang diadakan di Cina.Dikatakan pada sesi penataran investasi tersebut, orang-orang memberikan nasihat kepada JYJ untuk berinvestasi.Fans merekam event tersebut, dan video sebagai barang bukti ini telah disampaikan dalam bentuk sebuah CD.JYJ adalah CEO dari Crebeau.JYJ mengiklankan kepada fans bahwa mereka terlibat dengan Crebeau. (4) JYJ mengajukan tuntutan hukum mereka terhadap SM dikarenakan perusahaan kosmetik tersebut.JYJ ingin mengeksploitasi ketenaran TVXQ untuk mengembangkan sebuah merek kosmetik yang tidak dikenal menjadi sebuah merek ternama di seluruh Asia, dan agar mendapatkan keuntungan yang besar melalui investasi merekaitu. JYJ memutuskan bahwa mereka tidak dapat ikut serta dalam bisnis perusahaan kosmetik tersebut jika mereka terus berada dibawah kontrak eksklusif dengan SM. Karena itulah, mereka mengajukan sebuah tuntutan hukum, dalam rangka dapat mengambil bagian dalam perusahaan kosmetik tersebut.Jika perusahaan kosmetik tersebut bukanlah alasan mengapa JYJ mengajukan tuntutan hukum, lantas mengapa JYJ tidak mengajukan keberatan terhadap kontrak tersebut sampai keterlibatan mereka dalam industri kosmetik dimulai? (5) Bahkan setelah tuntutan hukum tersebut diajukan, SM terus-menerus mencoba untuk mengubah klausul-klausul yang terdapat dalam kontrak eksklusif dengan JYJ. Namun, JYJ tidak menerima perubahan tersebut. (6) Masalah mengenai panjangnya periode kontrakKedua belah pihak menyetujui panjangnya periode kontrak tersebut dengan motif finansial.SM tidak menahan dalam memberikan dukungan sebanyak mungkin bagi JYJ selama dalam periode kontrak.JYJ harus menjalankan apa yang mereka telah setujui dalam kontrak mereka.Sebuah kontrak jangka panjang adalah penting bagi kestabilan aktivitas di luar negeri. Saat BoA dan SES memasuki pasar Jepang, BoA sukses namun SES gagal. SES gagal karena mereka tidak memiliki sebuah kontrak berperiode panjang. Karenanya, bahkan AVEX menanyakan kepada TVXQ perihal sebuah kontrak berperiode panjang.Juga, sebuah kontrak jangka panjang adalah penting dalam mengatasi keterbatasan yang dihadapi oleh bintang idol dan mengembangkan mereka sebagai artis. Jika sebuah periode kontrak diatur untuk 3 atau 4 tahun, agensi tidak dapat membantu melainkan hanya bekerja memaksimalkan keuntungan dalam jangka periode waktu yang sesingkat itu. Karenanya, sebuah periode kontrak 10 tahun atau lebih memang perlu agar si artis dapat meningkatkan nilai mereka dan bekerja dalam lingkup pasar yang lebih besar.SM saat ini memiliki banyak “anak didik” yang berlatih dengan keahlian SM yang tahu bagaimana caranya menghasilkan idol. Dalam rangka membangun dan menjalankan sistem tersebut, milyaran Won dibutuhkan sebagai dana tahunan. SM adalah satu-satunya agensi dengan sistem sedemikian.SM menerima persetujuan dari orang tua JYJ.SM sudah mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh Fair Trade Commision. (7) Masalah mengenai pembagian pendapatanSistem pembagian pendapatan sebenarnya menguntungkan bagi JYJ.Dibandingkan dengan klausa pembagian pendapatan dari agensi-agensi lain, bisa didapati bahwa JYJ-lah yang mendapatkan penawaran terbaik di industri ini.SM telah memberikan kepada JYJ uang yang lebih banyak dari persetujuan yang telah disepakati mengenai pendistribusian penjualan album.Cukup banyak contoh dimana SM menutupi biaya yang harusnya dibayar oleh JYJ.Karena SM adalah sebuah perusahaan yang terdaftar, SM telah merilis semua konten mengenai urusan finansial dan didapati tidak ada masalah.Meskipun demikian, JYJ menyatakan bahwa ada permasalahan dalam pembagian pendapatan, dan SM secara aktif bekerja mengumpulkan data dari akun-akun yang ada. Walaupun SM memberikan JYJ izin untuk melihat dan memverifikasi akun-akun tersebut, namun JYJ tidak melakukannya.Juga, JYJ tidak pernah mempertanyakan hal kepada SM mengenai pembagian pendapatan dan perhitungan penyesuaian pajak mereka sampai pada saat mereka mengajukan tuntutan hukum. (8) Masalah-masalah mengenai JYJ yang kebebasannya dikekangTidak ada satu contoh pun dimana SM mengekang kebebasan JYJ.Hal ini dapat dilihat dari laporan oleh staf yang telah bekerja bersama JYJ. (9) Kerugian besar yang ditimbulkan kepada 2 member TVXQ lainnya (Yunho, Changmin) terjadi karena JYJJYJ menolak sebuah kontrak komersial dengan sebuah merek kosmetik domestik yang telah melakukan pembayaran dimuka sebesar 450 juta Won.Sepertiga dari Tur Asia TVXQ (4TH MIROTIC ASIA TOUR) tidak dijalankan. Bukti dari kejadian ini adalah pembatalan konser Shenzhen.Sampai akhir tahun 2009, JYJ berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang mereka pilih sendiri dan mengabaikan opini dari 2 member TVXQ.Walaupun JYM membuatnya terlihat seperti mereka bekerja menjalankan aktivitas-aktivitas TVXQ seperti biasa, namun hal itu tidak benar.JYJ menginterferensi kegiatan 2 member lainnya di Jepang dengan mengajukan permintaan bahwa AVEX mengakhiri hubungan bisnis mereka dengan SM dan menandatangani sebuah kontrak dengan CJES. Pendirian JYJ (1) Dalam kontrak tersebut antara SM dan JYJ ada begitu banyak klausa yang tidak adil dan tidak sesuai hukum.kontrak dengan periode 13 tahun lamanyaeksploitasi kekuasaan mengenai kompensasi kerugianpembagian pendapatan yang tidak adilPoin dari tuntutan hukum ini adalah untuk membuat keseluruhan kontrak dengan klausa-klausa yang sedemikian menjadi tidak sah. (2) Sudah ada beberapa contoh dari kontrak yang tidak sesuai hukum antara sebuah agensi dan seorang selebriti. (3) Bahkan jika sekalipun kontrak tersebut dibatalkan, JYJ tidak dapat dituntut atas kewajiban mereka yang belum dipenuhi. Mereka selalu menjalankan jadwal-jadwal yang diberikan kepada mereka. (4) Crebeau tidak lebih dari sebuah investasi.Tidak ada klausa pada kontrak tersebut yang melarang sang artis dari berinvestasi di bisnis lainnya.Tidak pernah ada sebuah contoh dimana aktivitas-aktivitas JYJ terhambat karena investasi mereka di Crebeau. 3. Sesi Pemberian Pertanyaan dan Jawaban dengan Hakim (1) Pembagian pendapatan Hakim: Apakah SM memberikan JYJ lebih banyak uang dan kondisi yang lebih baik dibandingkan dengan apa yang aslinya dinyatakan pada kontrak tersebut? SM: Ya. Pada kenyataannya, SM membagikan pendapatan kepada JYJ lebih baik dibandingkan dengan apa yang dinyatakan oleh kontrak tersebut. Hakim: Tidakkah itu mengisyaratkan bahwa SM memang mengakui bahwa klausa-klausa dalam kontrak tersebut tidak patut untuk dijalankan? SM: Tidak demikian. Dibandingkan dengan klausa-klausa dari agensi lainnya, SM menyediakan kepada JY persentase pembagian pendapatan yang terbaik mungkin. Ada beberapa conth dimana SM membayar biaya pengeluaran yang harusnya dikeluarkan oleh JYJ. Namun, hal ini tidak berarti bahwa klausa SM tidak beralasan. Hakim: Kita harus mengentahui detail sebenarnya dari pengaturan hal seperti itu. Tapi saat ini, SM menyatakan bahwa ‘Walaupun kami tidak memiliki apapun untuk diberikan, tapi kami memberikan kepada mereka lebih dari apa yang kami niatkan.’ SM: Walaupun kontrak tersebut diciptakan untuk sesuai dengan seorang selebriti biasa, kontrak tersebut dapat diubah untuk menyesuaikan aspek-aspek unik dari setiap selebriti. Kami tidak mengatakan bahwa kami memberikan mereka lebih banyak uang karena kontrak tersebut tidak adil. Hakim: Apakah kalian mengatakan bahwa berdasarkan penyesuai akun kalian, kalian ‘memberikan kepada mereka lebih banyak saat tidak ada apapun untuk diberikan’? Bukankah hal itu adalah tidak normal jika tidak ada uang yang tersisa untuk diberikan kepada JYJ setelah semua uang tersebut dibagikan? SM: Tidak demikian. Judge: Jadi, apakah anda mengatakan bahwa masih ada uang tersisa? SM: Ya. (T/N: Apa yang hakim tersebut coba untuk tanyakan adalah, jika SM membayar untuk semua pengeluaran ekstra dan lainnya, yang jika ditambahkan mencapai jumlah yang cukup besar yang tidak mungkin menyisakan keuntungan apapun, karenanya masih mungkinkah mereka memiliki sisa keuntungan untuk memberikan kepada JYJ uang tambahan? Uang tersebut tidak cukup jika SM benar-benar dapat membayar semua pengeluaran dan juga membayar JYJ lebih dari apa yang seharusnya mereka terima.) (2) Aktivitas-aktivitas TVXQ Hakim: Apakah dua member lainnya melakukan kegiatan sebagai TVXQ? SM: Dalam kenyataannya, mereka tidak dapat beraktivitas sebagai TVXQ. Hakim: Tidakkah 2 member tersebut berpartisipasi dalam aktivitas-aktivitas di luar negeri sebagai TVXQ? (T/N: Hakim mengacu kepada penampilan mereka di SM Town Live ’10) SM: Itu adalah aktivitas resmi pertama mereka sebagai TVXQ semenjak kasus ini dimulai. Hakim: Apakah tiga member lainnya berpindah ke agensi baru? JYJ: Tidak. SM: Hal ini bertentangan dengan apa yang kami ketahui. CJES saat ini mendukung semua aktivitas-aktivitas JYJ. Hal ini adalah fakta yang sudah diketahui banyak orang dan diterima di industri. (3) Mengajukan saksi-saksi Hakim: Apakah ada saksi mata untuk kasus ini? SM:Pegawai SM Kang Jung Ah : Saksi mata yang memberikan kesaksian bahwa kontrak eksklusif tidaklah melanggar hukum *Kang Jung Ah adalah seorang staf yang berada disana saat kontrak tersebut ditandatangani oleh JYJ dan SMKepala Team Keuangan SM Team Yoon Sung Hee : Bersaksi bahwa pembagian pendapatan adalah adil JYJ: Pegawai SM Kang Jung Ah tidak sesuai jika ingin dijadikan sebagai saksi mata. Pada saat kontrak tersebut ditandatangani, JYJ masih berada dibawah umur. Sejak awal, kami meminta bahwa kontrak tersebut dibatalkan karena isi kontrak yang tidak sesuai dengan hukum, bukan karena kontrak tersebut tidak ditandatangani. SM: Adalah penting untuk mengetahui atmosfir dan situasi pada saat itu seperti apa, dan apa yang dijelaskan kepada JYJ saat kontrak tersebut ditanda tangani. Hakim: Interogasi terhadap saksi mata diperlukan untuk menilai secara umum isi kasus ini. Karena itu, Kang Jung Ah dan Yoon Sung Hee akan diterima sebagai saksi mata. Apakah ada saksi mata lainnya? SM: Direktur SM Jepang Nam So Young Judge: Bagaimana Crebeau dan Jepang saling berhubungan? SM: Masalah mengenai Crebeau pertama kali diketahui di Jepang. Fans Jepang melaporkan bahwa JYJ mempromosikan kosmetik Crebeau pada saat tur mereka di Jepang.Direktur SM Jepang Nam So Young : Memberikan kesaksian bahwa kosmetik tersebut dijual pada saat tur Jepang Hakim: Bukankah SM sudah memberikan barang bukti mengenai masalah tersebut? Saya mengetahui bahwa SM bahkan menyuruh media untuk mengulas berita tersebut. Dan bahkan jika Direktur Nam So Young memberikan kesaksian,ia bukanlah orang yang dapat memberikan informasi sebenarnya mengenai isi investasi JYJ di Crebeau. SM: Perwakilan AVEX (yang belum dipilih) : Memberikan kesaksian pentingnya sebuah kontrak jangka panjangSaksi mata tersebut akan bersaksi bahwa saat AVEX dan SM menandatangani kontrak bersama, sudah diputuskan bahwa sebuah kontrak 13 tahun memang diperlukan.Saksi mata akan memberikan kesaksian bahwa apa yang dilakukan JYJ setelah tuntutan mereka memutuskan hubungan antara AVEX dan SM. JYJ: Mengapa SM mencoba membahas apa yang terjadi setelah tuntutan hukum? SM: Alasan SM membicarakan mengenai apa yang terjadi setelah tuntutan hukum tersebut adalah karena CJES mencoba untuk memutuskan hubungan antara SM dan AVEX dan mengakibatkan kerugian finansial. JYJ: Kasus yang SM berikan ingin memverifikasi keabsahan kontrak tersebut dan menimpakan kerugian kepada JYJ atas kewajiban mereka yang tidak dipenuhi. SM juga meminta kompensasi ketugian kepada JYJ mengenai hal ini.Lantas apa sebenarnya yang dilakukan JYJ kepada SM yang membuat mereka pantas memikul tanggung jawab atas kewajiban mereka yang tidak dipenuhi? Jelaskan lebih spesifik.Masalah ini akan menjadi lebih sulit untuk ditinjau jika SM menyatakan bahwa apapun yang dilakukan JYJ adalah masalah.Fans sudah memperlihatkan perhatian mereka kepada kasus ini dan JYJ. Perhatian fans adalah aset yang berharga bagi JYJ. SM tidak melakukan apapun selain secara murni ‘menyerang dan mengkritik JYJ di pengadilan terbuka. Hal ini tidak akan menguntungkan kedua belah pihak. SM: Kami mengakui bahwa SM tidak dapat menjelaskan secara mendetil kewajiban-kewajiban JYJ yang belum mereka penuhi. Alasannya SM membutuhkan testimoni dari AVEX adalah karena hal itu akan membuktikan bahwa sebuah kontrak 13 tahun adalah sah dan diperlukan di pasar musik Jepang saat ini. Judge: Kang Jung Ah dan Yoon Sung Hee akan dicatat sebagai saksi mata. Akankah JYJ memanggil saksi mata? JYJ: Tidak. (T/N: Aku tidak yakin dimana poin no (4) tapi aku juga tidak dapat menemukannya dimanapun. Penulis review ini mungkin telah menuliskannya dan lupa mengganti nomor atau mungkin memang belum ditambahkan saat artikel ini dipindahkan dari situs aslinya.) (5) Keberatan resmi yang diajukan oleh SM terhadap putusan dari tuntutan JYJ:Setelah keputusan dibuat terhadap tuntutan hukum, JYJ berencana untuk mendaftarkan tuntutan hukum meminta untuk membatalkan kontrak mereka dengan SM.Namun, karena JYJ adalah selebritis, aktivitas mereka harus didahulukan walaupun sudah terjadi perselisihan. Karena itu,mereka memilih untuk melakukan bagian meeka dalam aktivitas-aktivitas di industri entertainmen sebelum mengajukan tuntutan hukum pembantalan kontrak.Saat itulah SM mengajukan sebuah tuntutan hukum untuk memverifikasi keberlanjutan dan keabsahan kontrak antara SM dan JYJ.Karena SM mengajukan tuntutan hukum untuk keabsahan kontrak tersebut sebelum JYJ mengajukan tuntutan hukum mereka membatalkan kontrak antara SM dan JYJ, kami tidak mengajukan tuntutan terhadap tindakan mereka, karena akan ada dua tuntutan hukum dengan isi yang hampir sama.JYJ meminta materi menyangkut aktivitas mereka dari SM. Namun, ada dokumen yang tidak diterima JYJ.SM menyatakan bahwa JYJ sendiri tidak datang untuk mengambil dokumen itu, namun hal itu tidaklah benar. SM mengatur semua selebriti mereka sekaligus. Karena itu, tidak ada perbedaan bagian dimana dokumen yang berhubungan dengan TVXQ disimpan. SM hanya memberitahu kami bahwa semuanya ada di kantor mereka, jadi kami harus mencari informasi itu sendiri. Namun, perihal seperti ini membutuhkan jasa seorang akuntan untuk diselesaikan dan sangat memakan biaya. Karena itulah kami berharap SM akan dapat memisahkan dan memberikan file-file tersebut.Kami telah mengadakan investigasi mengenai apakah pendapatan memang sudah dibagi secara benar berdasarkan file-file yang diberikan kepada JYJ oleh SM. Ada beberapa tambahan file yang kami butuhkan dari SM. Namun, tanggal tuntutan hukum tersebut berubah. Dan SM mengajukan keberatan resmi terhadap tuntutan tersebut. Walaupun JYJ dan Baek Chang Joo tidak menandatangani sebuah kontrak eksklusif, SM memulai suatu perselisihan yang hanya dilatarbelakangi oleh kepercayaan mereka bahwa ada sebuah kontrak eksklusif antara JYJ dan Baek Chang Joo. Karena semua hal yang terjadi ini, menambah rumit, JYJ tidak dapat melakukan pemeriksaan mereka dengan tenang.Putusan dari amanat itu adalah untuk membatalkan kontrak ini. Namun, SM terus-menerus mengklaim bahwa kontrak tersebut adalah valid. Karena SM memiliki pengaruh yang kuat dalam industri entertainmen, JYJ tidak dapat secara aktif tampil dalam sebuah nama independen.JYJ merilis album pertama mereka, namun SM mengajukan tuntutan mengenai hal itu. Namun tuntutan itu kemudian mereka batalkan. (6) Permintaan sewaktu pemeriksaan JYJ:Kami meminta kepada pengadilan untuk membuat putusan terhadap keabsahan kontrak tersebut secepat mungkin dikarenakan karakteristik unik karir JYJ yang adalah selebritis.Juga, SM telah menyatakan bahwa SM telah memberikan uang lebih banyak kepada JYJ dibandingkan dengan apa yang dinyatakan dalam kontrak, namun hal ini tidak benar. Dengan melihat dari dokumen yang kami terima hal ini tidaklah benar.Faktanya adalah, SM sebenarnya memberi JYJ uang lebih sedikit dari apa yang dinyatakan dalam kontrak. SM masih harus memberikan kepada JYJ 22,3 milyar Won lagi. Kami merasa perlu diadakan investigasi dalam hal ini dan akan menyampaikan dokumen-dokumen. Hakim: Hal ini sudah dicatat. (7) Permintaan pengacara SM akan kehadiran JYJ di pengadilan (altins: Itulah gunanya pengacara, dan surat kuasa….sigh…supaya orang tidak perlu hadir secara fisik…duhh!!) SM: Kami tidak pernah bertemu dengan JYJ sampai sekarang. Kami meminta JYJ untuk tampil di pengadilan. Hakim: Anda menginginkan JYJ untuk tampil di pengadilan? Apakah anda menyatakan bahwa Anda ingin menginterogasi JYJ? (altins : Go…Pak Hakim…Naiseeee…) SM: Kami tidak perlu kehadiran mereka bertiga. Kami hanya ingin menginterogasi paling tidak satu dari mereka. Kami memiliki banyak pertanyaan untuk JYJ. Hakim: Dalam hal apa kalian ingin menginterogasi mereka? SM:Klaim JYJ bahwa mereka menandatangani kontrak tersebut dalam kondisi yang ekstrimKlaim JYJ bahwa SM mengekang kebebasan merekaKlaim JYJ bahwa mereka tidak pernah mendengar apapun mengenai pemrosesan pembagian pendapatan merekaKlaim JYJ bahwa mereka berada dalam kondisi yang buruk saat mereka memasuki pasar Jepang Kami ingin tahu jika JYJ dapat melihat kami secara langsung dan membicarakan 4 klaim ini di pengadilan. JYJ: Kami tidak tahu apakah hal ini beralasan atau tidak. Bagaimanapun, jika SM ingin hal ini diinterogasi, kami dapat mencoba meyakinkan JYJ untuk tampil di pengadilan. Judge: Hal ini akan didiskusikan oleh Departemen Kehakiman. Alasan dari Pendirian JYJ adalah singkat dan tepat Isu utama disini adalah kontrak yang tidak sesuai dengan hukum, namun pengacara SM telah membawa hal perusahaan kosmetik untuk mengubah subyek kontroversi dan mengaburkan penilaian hakim. Pengacara JYJ secara tepat menyatakan hal ini dalam poin utamanya jadi hakim tidak memiliki keraguan atau menyerang apa yang sudah dinyatakan. Pengacara SM terus mencoba untuk menghancurkan reputasi JYJ dengan mengungkit hal ini dan hal itu, dan akhirnya ia pun diinterogasi oleh hakim, itu sebabnya mengapa percakapan mereka lebih panjang ^^ Dan dalam sebuah percobaan sidang, pemberian dan penerimaan barang bukti dan dokumen-dokumen adalah hal terpenting. Karena mereka kurang dalam hal ini, SM mencoba mengubah posisi agar hakim lebih memihak mereka dengan mengeluarkan pernyataan provokatif.-The JYJ 싹여사 Ini adalah link asli beritanya dalam bahasa Inggris : http://sharingyoochun.net/2010/11/19/fanaccount-101116-review-of-first-hearing-on-tuesday-november-16th-2010/ Source: Newsis + tohosomnia + koreaboo + dkpopnews+ [The JYJ 싹여사+불법체류's egloos] Translation credits: jeeelim5@tohosomnia.net Shared by: tohosomnia.net Indo Trans: altins@Hallyucafe.wordpress.com |
| UcHedo SiRe GAara Berita+dan+Kegiatan 's link Hikayat Paul Cumming Kisah Sedih dari Lereng Semeru Jumat, 14/06/2013 16:30 WIB Rumahnya agak menjorok ke dalam Dusun Drigu, Desa Poncokusumo Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasi rumahnya terpencil dari peradaban manusia lainnya. Sunyi dan sepi. Sesekali terdengar suara hiruk pikuk manusia dan lalu lalang kendaraan bermotor. Tetapi semua itu tenggelam dalam orkestra kodok dan jangkrik yang lebih kentara terdengar di luar. Rumah sederhana itu sekelilingnya dipenuhi kebun yang rimbun: kebun apel, cabai, tomat, dan sayur-sayuran yang dipagari kawat dan kayu. Hanya ada satu jalan untuk mencapai rumah itu, melewati jalan tanah coklat setapak yang jarang diinjak manusia. Bagi beberapa orang tempat ini membosankan, apalagi kalau malam. Di luar nyaris gelap gulita tak ada kerlap-kerlip lampu-lampu bohlam tetangga. Tapi jangan kaget bukan main alangkah indahnya suasana alam di pagi hari. Tepat di depan rumah, dengan sombong gunung Semeru kokoh tegak menantang. Desa Poncokusumo memang daerah dingin di lereng Gunung Semeru, 30 Km dari Kota Malang. Udara bersih dan sejuk didapat secara gratis sepuasnya. Sesuatu hal yang langka bagi orang kota. Beruntunglah Paul Cumming dapat menghabiskan massa tuanya di tempat itu. Tapi benarkah dia beruntung? Ada yang masih ingat dengan Paul Cumming? Seseorang yang menjadi idola suporter klub Galatama asal Jakarta yaitu Indonesia Muda di tahun 1981 hingga 1983. Beberapa mengenangnya sebagai sosok pelatih asing kontroversial yang amat dicintai masyarakat Papua, namun dibenci suporter bola asal Jawa di pertengahan dekade 80an. Permainan keras yang menjadi ciri khas Perseman Manokwari kala itu membuat anak asuh Paul dicaci habis-habisan baik oleh pengamat, media maupun penggila bola. Bergeming, Paul tetap melanggeng dengan polanya yang terkenal keras -- PSMS Medan pun bukan tandingannya. Benar saja, usai menjadi juara Divisi I tahun 1983, Perseman menjadi kuda hitam baru di kompetisi perserikatan dengan menjadi tim terbaik nomor empat di tahun 1985, serta runner-up 1986 sebelum ditaklukan Persib Bandung 1-0 lewat gol tunggal Djadjang Nurdjaman di partai Grand Final. Paul adalah pula legenda bagi masyarakat Bandar Lampung. Namanya melegenda tapi dia bukan tokoh fiksi. Paul adalah manusia nyata. Kesuksesannya menangani klub Papua membuat ia ditarik mantan gubernur Lampung, Poedjono Pranoto, untuk membesut PSBL Bandar Lampung. Sepakbola Lampung pun menuai kejayaan. Setelah selalu berkutat di Divisi II, Paul bisa membawa PSBL promosi ke Divisi I dan Divisi Utama. Pekerjaan yang tak mudah tentunya. Usai dipensiunkan secara paksa dari PSBL akibat keuangan klub yang defisit, Paul terpaksa menganggur. Beruntung kemudian Perseman mengontaknya kembali. Sampai tahun 2011, Paul kembali menetap di Papua sembari sempat melatih tim PON Papua Barat dan Persiwon Wondama. *** Di Indonesia, Paul adalah orang kedua yang dinaturalisasi akibat urusan sepakbola. Orang asing pertama yang menjadi WNI gara-gara sepakbola adalah Toni Pogacnik, eks Pelatih Timnas tahun 1950an. Dan orang kedua itu adalah Paul Cumming, seorang Londoners yang teramat cinta kepada Negeri Zamrud Khatulistiwa. Di masa itu sangat langka pesepakbola atau pelatih asing yang ingin berganti kewarganegaraan menjadi WNI. Paul termasuk orang langka itu. Prosesnya tidak mudah dan berbelit-belit. Selain memakan waktu lama, besarnya kontribusi terhadap sepakbola Indonesia pun menjadi kewajiban utama lainnya bagi siapa pun yang ingin jadi WNI. Proses Paul menjadi WNI tidaklah semudah yang diterima Sergio Van Dijk, Kim Jefrey Kurniawan atau pemain asing naturalisasi lainnya. Setelah menunggu waktu 19 tahun, pasca kedatangannya pertama kali ke Indonesia tahun 1980, akhirnya pada 10 November 1999, Pengadilan Negeri Bandar Lampung mengetok sah dirinya sebagai WNI. Beruntung nasib Paul tak setragis sang pendahulu Toni Pogacnik yang keburu meninggal sebelum dirinya disahkan sebagai WNI. Paul adalah generasi awal pelatih asing yang berani membesut klub-klub sepakbola di Indonesia. Dia seangkatan bersama Marek Janota, Wiel Coerver dan Fred Corba. Mereka menjadi bagian dari kebangkitan kompetisi Galatama. Mereka pun jadi saksi, betapa Galatama porak-poranda akibat pengaturan skor ulah mafia judi bola. Pengalaman pahit saat Berniaga di Pedalaman dan Pesisir Papua Entah mengapa dia betah berlama-lama di Indonesia, toh secara financial kehidupan Paul biasa-biasa saja. Selama ini selalu ada persepsi bahwa orang asing yang tinggal di Indonesia adalah kaum borjuis berdompet tebal. Paul jauh dari anggapan seperti itu. Dia mungkin "pebola naturalisasi" paling malang di Indonesia. Dari dulu hingga sekarang, dompet cekak selalu ia rasakan. Hidupnya selama Papua di awal tahun 1990an terkadang butuh perjuangan ekstra dan menderita. Untuk tetap bisa bertahan hidup, ia tinggal di daerah pedalaman dan berdagang sembako menggunakan perahu dari pulau ke pulau di Teluk Cendrawasih. Sialnya, usahanya itu kena tipu orang. Karena terlalu percaya, ia serahkan semua perniagaan kepada anak buahnya. Sang anak buah berdusta mengatakan kepada dirinya kapal terbalik dan barang dagangan habis tercebur ke laut. Ia pun dinyatakan bangkrut total, karena harus membayari barang-barang jualannya yang belum dibayar. Tapi ia tak menyerah dan kembali meniti usaha perniagaan berjualan sembako ke daerah tambang-tambang. Akan terasa "ngeh" melihat bule di pedalaman Papua untuk menyambung perut ia harus menaiki motor trail dengan barang bawaan sembako penuh. "Jalannya menanjak bukan main, untuk menempuh tambang saya harus berkendara 8 jam melewati hutan sembari bawa barang-barang digendong di belakang," ucapnya. Baru beberapa bulan usahanya berjalan, Paul kembali terkena sial. Lagi-lagi ia kena tipu akibat bujuk rayu oknum warga yang meminta ia meninggalkan barang dagangannya di tambang. Ia pun hanya mengelus dada meratapi nasibnya itu. Dan itu hanyalah satu dari belasan kisah tragis Paul yang akan terus berlanjut sampai hari ini. Hikayat Paul Cumming (Bagian 2) Kisah-Kisah Sukses yang Dibalas Air Tuba Aqwam Fiazmi Hanifan - detikSport Minggu, 16/06/2013 09:48 WIB thumbnail Di perpustakaannya, dengan baju klub kesayangannya, Liverpool (Aqwan/PFI/detiksport) (Lanjutan dari tulisan pertama, baca di sini) Usai terkatung-katung selama tinggal di Papua, Paul Cumming akhirnya menemukan tempat berkarier baru. Adalah Tony Betay yang membawanya untuk menangani PSBL Bandar Lampung. Gubernur Lampung saat itu, Poedjono Pranyoto, yang memimpin Lampung selama 2 periode (1988-1993 dan 1993-1998) meminta Paul mengembangkan sepakbola di Lampung. Paul dan Poedjono bukan kali itu baru saling kenal. Saat Paul membesut Perseman Manokwari, kebetulan waktu itu Poedjono menjabat sebagai wakil gubernur Irian Jaya. Di situlah awal perkenalan keduanya. Poedjono sedikit banyak mengerti bagaimana Paul mampu membangkitkan kesebelasan semenjana seperti Perseman. Untuk itulah, guna menghidupkan kembali PSBL, Paul diminta bekerja di Lampung. Karenanya, selama tujuh tahun Paul membesut PSBL (1991-1998). Di saat prestasi PSBL mencapai titik puncak dengan mampu lolos ke babak 4 Besar Liga Indonesia di Senayan, krisis politik menimpa Indonesia dengan lengsernya rezim Orde Baru. Kerusuhan di Jakarta membuat kompetisi ditunda, tim yang sudah menginap di Jakarta pun terpaksa kembali pulang. Selang beberapa bulan kemudian, efek domino krisis ekonomi nasional mulai berimbas pada klub. Demi alasan penghematan, Paul terpaksa dipensiunkan. Tahun 1998, usai pemecatan itu, ia pun kembali berjuang melawan tekanan ekonomi dan beralih haluan membuka usaha penyewaan perahu di Pantai Ringgung, Lampung Selatan. Tragedi lain dalam kehidupan Paul pun kembali mengintai…. Perahu, kios kecil dan bulan-bulanan preman Ia mempunyai 12 perahu atau sampan yang biasa disewakan kepada nelayan atau wisatawan. Tarif yang ia patok berkisar Rp10.000 – Rp 15.000 per hari. Ia juga memilki kios kecil di pinggir pantai. Dengan cekatan ia akan membuat kopi atau mie rebus bagi wisatawan yang memesan. Sayang, usahanya itu tidak berjalan memuaskan. Selain sepi, ia pun kerap dipalak preman-preman. Dana setoran sewaan dan keutungan warung terpaksa ia serahkan kepada preman-preman. Terkadang ia sembunyi di kebun atau hutan selama berjam-jam, menunggu preman yang tak lelah mengganggunya itu pergi dari kiosnya. Jika tak setor, Paul terus menerus diteror dan diganggu. Sebagai seorang pecinta hewan, banyak piaran ia punya mulai dari monyet, anjing, burung, domba hingga kucing. Tragisnya, hewan piarannya satu per satu mati diracun orang. Seekor domba jantan langka yang doyan makan kabel dan pernah membuat Lampung geger karena kebiasaannya itu pun mati diracun orang yang konon tak suka padanya. Kriminalisasi memang sudah menjadi bagian dari hidup Paul. Bukan sekali dua perahunya dirusak dan dicuri orang. Sudah 12 kali perahunya hilang dan rumahnya kecurian. Entah siapa pelakunya. "Saya juga heran, saya sangat dikenal di Lampung tapi kenapa mereka memperlakukan saya seperti ini?" keluhnya. Petaka ditusuk preman Puncak kesialan Paul terjadi 27 Juli 2001. Ketika itu dia berkunjung ke toko sembako 'Senang' di Bandar Lampung untuk membeli bahan pokok yang akan ia jual di pondok kecilnya. Kebetulan di toko itu ada 15 preman bersenjata samurai, golok dan pisau sedang memalak pemilik toko. Tanpa sebab alasan, seseorang dari mereka mengejar Paul. Enam tusukan pisau ditancapkan ke punggungnya. Dengan luka berceceran Paul berusaha kabur dan langsung melapor ke kantor polisi. Bukan pertolongan yang ia dapat, pihakaparat malah memintanya terlebih dahulu membuat laporan bertele-tele, padahal kondisinya saat itu berlumuran darah. Sebuah kisah klasik polisi di Indonesia. Beberapa lama kemudian, sang pelaku bernama Beny ditangkap. Belum lama luka tusukan itu terasa, keluarga Beny dan rekan-rekan premannya mendatangi Paul. Di bawah tekanan dan ancaman, secara terpaksa Paul memaafkan Beny dengan menandatangi surat damai di Polres Bandar Lampung. Alhasil hukuman Beny pun sangat ringan. "Waktu itu di pengadilan sedang ada dua kasus persidangan, kasus penusukan saya dan kasus yang maling ayam. Yang kasus saya, Beny hanya dijatuhi hukuman 6 bulan, sedangkan yang maling ayam hukuman penjara 2 tahun," tuturnya sembari tersenyum. Kepedihan selanjutnya Tak tahan dengan situasi itu, akhir tahun 2001 Paul pergi ke Nabire, Papua. Saat di Papua ia memang memiliki rumah di sana. Alangkah kagetnya saat kembali ke Nabire tak ada yang tersisa dari rumah itu. Semua perabotan barang yang ia kumpulkan semasa berjuang mati-matian naik turun gunung, berlayar dari satu pulau ke pulau lain nyaris tak ada sisa. Tinggal atap dan tembok saja. Semua harta sudah ludes, apa yang ia miliki di Lampung sudah dijual demi merenovasi rumah di Nabire. Tahun 2002, Perseman Manokwari kembali mengaetnya. Gajinya teramat kecil. "Tak apa kecil, yang penting ada uang buat makan," katanya. Sayang, lagi-lagi karir Paul tak lama. Semusim kemudian, dia tak lagi dipekerjakan Perseman. Usai diberhentikan oleh Perseman 2003, kembali hidupnya menderita. Di tahun itu ia sempat sakit malaria, tak punya uang untuk ke dokter Paul pun merana di pondok kecilnya. Ia memang tinggal sendirian dan jauh dari keramaian, Sejak tinggal di Lampung ia memang senang menyendiri. Saat tingga di Nabire, tetangga terdekatnya paling banter 1 km. Dalam kondisi sakit malaria dan terasing, beruntung seseorang pengusaha Julius Permadi menjemputnya dan merawatnya hingga sembuh. Setelah sehat, di tahun 2004, ia memutuskan sementara waktu untuk ikut sang Istri yang menjadi guru di Malang terlebih waktu itu Nabire dilanda gempa hebat, ia pun mengungsi. Tak menganggur lama, Paul diajak untuk melatih tim futsal Universitas Airlangga di Surabaya tahun 2005. Feedback yang dapatkan sangatlah kecil, Sebuah tempat tinggal dan Gaji bulanan 1 juta per bulan. "Tak ada pemasukan lain, semuanya diirit-irit," ungkapnya. Setahun kemudian, PSBL kembali memanggilnya, ia pun kembali ke Lampung. Paul kali itu dijadikan alat politikus oleh calon yang hendak ingin maju jadi walikota Bandar Lampung. Jadi kendaaran politikus memang tak mengenakan. Setahun melatih PSBL ia sama sekali tak dibayar. Ada hikmah di balik musibah, Dewi fortuna mendatanginya, panggilan datang dari Bupati Teluk Wondama Papua Barat. Ia diminta mengembangkan sepakbola di kabupaten baru yang hanya berpenduduk 12.000 keluarga itu. Diberi kepercayaan, semua hal ia curahkan. Mulai dari mendesain kostum, membelikan sepatu pemain, mengumpulkan suporter, hingga membenahi manajemen klub. "Di sana itu masyarakatnya tak begitu suka bola, tak ada pemain bagus dan lapangan yang layak," tuturnya. Apa yang dilakukan membuahkan hasil, Persiwon yang biasa berkutat di Divisi III lolos ke tahapan selanjutnya. Berkat tangan dinginnya juga nama Patrich Wangai berhasil ditemukan. Bersama dengan Paul, Patrich berhasil membuat Persiwon lolos ke Divisi II, setahun berikutnya ke Divisi I. Tahun 2008, ia diminta untuk membesut tim PON Papua Barat di ajang PON Kaltim. Tak mengecewakan, anak asuhnya bermain bagus. Sang juara Jawa Timur digebuk 2-0. Hanya saja, permainan kotor yang dilakukan DKI Jakarta membuat timnya kalah 2-0. Alhasil di laga penentuan, Jatim dan DKI bermain mata. Hasil imbang di antara keduanya cukup untuk membuat Papua Barat terhenti di babak 6 besar. Air susu dibalas air tuba Usai gelaran PON berakhir, ia kembali ke Persiwon, sampai petaka tersebut terjadi. Gonjang-ganjing kepengurusan PSSI di Jakarta tahun 2010 membuat perjalanan kompetisi jadi tak menentu. Usai menjalani kompetisi divisi I di Banyuwangi, agar tak bolak-balik Papua-Jawa dan menghemat ongkos, tim melakukan latihan di Malang. Bulan demi bulan berlalu, sejak Desember 2010 hingga Agustus 2011 tim tetap kompak rutin latihan. Hanya saja di penghujung bulan Agustus kabar tak enak itu tiba juga. Secara sepihak manajemen klub Persiwon memecat Paul. Kerugian finansial yang ia dapat tidaklah sedikit, selain gaji yang tak dibayar selama 10 bulan ia pun harus menalangi biaya akomodasi tim selama berbulan-bulan latihan di Malang. "Uang saya tak diganti, mau gimana lagi. Kerugian saya mencapai puluhan juta. Uang segitu bagi saya sangatlah berarti, itu uang hasil nabung bertahun-tahun," keluhnya. Stresnya kian bertambah setelah tahu untuk kedua kalinya, satu-satunya harta yaitu rumah di Nabire, rata dengan tanah. Lebih parah lagi, semua isi perabotan rumah, elektronik, parabola bahkan sampai kusen, pintu, jendela, dan atap aluminium ludes dijarah orang “Di sana sekarang sudah rata dengan tanah, karena besi-besi rangka pun dicuri membuat tembok jadi ambruk,” ucapnya dengan raut sedih. Hikayat Paul Cumming (Bagian 3) Walau Sakit, Terus Berusaha Lagi, Lagi dan Lagi Aqwam Fiazmi Hanifan - detikSport Senin, 17/06/2013 12:42 WIB thumbnail Paul sedang mengisi kolam renang kecilnya, yang disewakan Rp 1.000 per orang. (Aqwam/PFI/detiksport) (Lanjutan dari tulisan pertama dan kedua) Usai dipecat dan dirugikan secara sepihak oleh manajemen Persiwon Wondana, Paul Cumming nyaris tak punya kegiatan, pekerjaan dan penghasilan. Rumahnya di Lereng Semeru sejak 2011 pun bukan miliknya, melainkan investasi sang kakak, Rosalind Cumming -- seorang pelukis yang cukup punya nama di Shrospire, satu daerah di bagian barat Inggris. Tragisnya, saat proses membangun rumah itu, ia kembali dan lagi-lagi kena tipu. Harga tanah yang seharusnya Rp 40 juta malah ia beli dengan Rp 160 juta, harga yang mahal bagi sebuah tanah yang jauh dari keramaian di tengah desa. Tak hanya itu, bangunan yang mestinya awet dan kuat, dalam beberapa bulan malah sudah retak-retak. Ia merasa dijahili habis-habisan para pekerja tukang bangunan yang bekerja untuknya. Dana Rp 400 juta yang ia keluarkan, tak sebanding dengan kondisi bangunan yang ditaksir hanya sekitar sepertiganya. Pondasi bangunan dibangun tanpa komposisi semen yang pas, arsitekturnya pun asal-asalan. Beberapa tembok malah miring. Alhasil, penghasilannya yang tak seberapa itu ia habiskan untuk memperbaiki rumah. Tapi Paul tak mau berdiam diri. Ia merasa malu juga hanya mengandalkan sang istri yang banting tulang sebagai guru dengan gaji dan kepedulian kepada dirinya yang tak seberapa itu. Mustahil berpangku tangan. Musykil untuk menyerah. Maka ia memutar otaknya untuk bertahan. Karena itu, dengan modal seadanya yang ia dapat dari sang kakak di London, pada bagian belakang rumahnya ia membuka usaha rental Play Station. Banyaknya unit mencapai 7 mesin. Tarif yang ia patok Rp 2.000/jam. Seberapa menguntungkan sih bisnis seperti ini? Ya "receh" saja. Per bulan ia hanya bisa meraup omzet kotor kisaran Rp 600 ribu - 1 juta. Hasil itu harus dipotong dengan biaya listrik dan gaji anak tetangga berusia 14 tahun yang membantunya menjaga rental. Anak itu bernama Fikri. Saat ini dialah asisten Paul. Per hari ia dibayar Rp 15 ribu untuk mengurusi rental PS dan membantu Paul. Omzet yang ia dapat setiap bulan jarang masuk kantong pribadi, lebih sering untuk membayar listrik, gaji fikri maupun servis stik PS yang sering rusak. Berbagai macam upaya ia lakukan untuk menambah uang. Meja foosball usang yang ia punya, disewakan dengan harga seribu perak setengah jam. Banyak anak-anak yang pakai, tapi seringnya dipakai tanpa bayar. Di belakang rumahnya, ia pun memiliki kolam renang sederhana, airnya diambil dari PAM Desa. Untuk memenuhi kolam itu dengan air PAM Desa, Paul harus menunggu sampai 7 hari 7 malam. Sebulan kolam itu efektif dipakai paling hanya 20 hari, 3 hari sisanya dipakai Paul seorang diri untuk menyikat dan mengurasnya. Maklum, air desa sering berlumut dan berdaki. Untuk berenang di sana, ia mematok tiket Rp 1.000 sekali masuk. Paul sebenarnya ingin menaikkan harga itu dari jadi Rp 2.000, tetapi ia merasa berat. Dalam suatu adegan yang saya lihat dengan mata kepala saya sendiri, Paul mengutarakan keinginannya itu kepada anak-anak yang mampir ke rumahnya. "Gimana kalau dinaikkan jadi dua ribu, masih mau gak?" Tanya paul. "Gak Om, mahal," jawab sang bocah. "Tuh, kan, lihat, mereka gak mau saya naikkan jadi dua ribu. Mereka pernah bilang ke saya, jika dinaikkan dua ribu, mereka lebih memilih berenang di sungai daripada di sini," ucapnya sembari mengangkat kedua tangannya. Tahukah anda penghasilan yang diterima Paul dari usaha kolam renang dan foosball-nya itu? Hanya Rp 25 ribu/bulan yang masuk dompet. Play Station yang jadi sandaran hidup Malam itu waktu menunjukan pukul 21.00 WIB, di luar sudah sangat sepi, hanya terdengar suara jangkrik. Mata Paul sayup-sayup tak kuat menahan rasa kantuk. Tapi ia tampak gelisah tak karuan. Sebabnya, dua gerombolan remaja datang secara bergantian untuk menyewa Play Station untuk dibawa pulang ke rumah. Tarif yang dipatok Paul untuk menyewa seharian adalah Rp 20 ribu/hari. Tetapi malam itu Paul mencium gelagat tak mengenakan. Ciri-ciri pelanggannya itu sama seperti berita di koran lokal belum lama ini, yang memberitakan beberapa anak SMP yang di-drop out gara-gara ketangkap mencuri PS di Tumpang, 8 km dari rumahnya. Setelah diusir secara halus, ia takut gerombolan itu kembali. Karenanya ia tak bisa tidur. Play Station miliknya itu kini jadi jimat yang amat berharga baginya. Kendati hasilnya tak seberapa, tapi mesin-mesin buatan Jepang itu adalah penyambung hidup di masa senja. Ia tak ingin PS-nya kembali dicuri orang. Sejak memulai usaha, sebenarnya ia memiliki 10 buat Play Station, namun tiga bulan lalu Paul kecurian, dua mesinnya raib dirampok maling. Yang lebih getir, yang mencuri adalah anak kampung yang dipercayakan menjadi pembantunya menjaga rental PS. Sedangkan satu mesinnya lagi disewa orang tapi tak pernah dikembalikan hingga sekarang. Tinggal di Malang, Paul selalu bernasib malang. Sama seperti dulu, hidupnya tetap saja tak lepas dari ditipu, dijahili dan dizalimi. Sering pelanggan rental PS nya kabur dan tak bayar. Sering pula ia kena SMS teror dari warga sekitar. Propaganda guru ngaji di kampung, sempat membuat usahanya nyaris gulung tikar. "Guru ngajinya pernah bilang ke anak- anak di sini, orang yang main PS tak akan masuk surga. Gara-gara ucapan itu anak-anak kecil di sini takut dan gak mau main PS lagi," katanya. Kejahatan dibalas dengan senyuman Usaha lain tak letih-letihnya dilakoni Paul untuk bertahan hidup. Ia pun sempat bertani dengan menanam pohon jeruk di kebun belakang rumahnya. Ada 100 pohon, biaya perawatannya mencapai 2 juta rupiah. Hasil panen yang didapatkan hanya 450 ribu. Sialnya lagi, Paul ditipu oleh petani lokal yang mem-blow-up biaya perawatan menjadi berkali-kali lipat. Kini pohon jeruk itu masih tertanam di sana, dibiarkan tumbuh liar. Terkadang Paul kesal jeruk-jeruknya yang tak terawat itu hilang dicuri orang. "Kurang ajar juga anak-anak itu, meskipun sudah dipagar tetap saja mereka mencuri," geramnya. Di dusun itu terkadang Paul memang tak dihargai. Kerap diledek dan dibentak anak-anak desa yang jadi pelangganya. Hanya saja semua itu dibalas kakek tua itu dengan senyuman lebar yang jadi ciri khasnya. "Pelanggan adalah raja," tuturnya singkat. Anak-anak itu mungkin tak tahu siapa yang ada di depannya itu. Sesosok pelatih asing yang lebih berjiwa nasionalis ketimbang orang Indonesia itu sendiri. Ia rela tinggal di pedalaman hutan serta pesisir Papua dan Sumatra hanya untuk mengembangkan sepakbola. Ironisnya, selama itu juga ia terkena penyakit malaria hingga 14 kali: 4 kali malaria tropika, 10 kali malaria tessiana. Takut melatih lagi karena penyakit Sudah menjadi tekadnya, Paul enggan melatih klub-klub besar di tanah jawa. Ia mengaku lebih bersemangat membesarkan klub-klub kecil yang belum dikenal orang macam Perseman Manokwari dan PSBL Bandar Lampung. Tawaran dari Persib Bandung dan Persebaya pernah ditampiknya dengan alasan idealismenya itu. Tapi kini idealisme itu kini hanya jadi cerita. Toh ia enggan kembali menjadi pelatih sepakbola. Oleh dokter ia diagnosa menderita penyakit spondilosis [sejenis penyakit rematik yang menyerang tulang belakang]. "Dokter bilang ke saya gak boleh terjatuh atau terpeleset, sekali itu terjadi saya gak akan bangun lagi. Saya jadi kepikiran terus, saya jadi trauma untuk kembali melatih sepakbola takut terpeleset saat latihan," ujarnya. Tragis memang. Saat ini ia pun menderita penyakit lain. Keningnya terluka dan terus menerus mengeluarkan darah. Kondisi ini sudah terjadi setahun lamanya. Plester dan perban selalu terpampang saat Paul berkaca. Darahnya memang sulit membeku, tapi itu bukan penyakit gula. Entah apa nama penyakit itu dan sampai sekarang luka ini tak sembuh karena Paul memang tak mampu ke dokter untuk memeriksanya. Keuangannya yang pas-pasan jadi penyebabnya. Untuk berobat ke Kota Malang, setidaknya ia perlu biaya dokter yang mahal serta ongkos Rp 250 ribu untuk menyewa mobil. Paul memang sudah tak kuat lagi naik motor dan angkutan umum. Satu-satunya transportasi hanyalah menyewa mobil. "Saya tak punya uang untuk sewa mobil dan berobat, kalau ke Kota Malang saya harus sewa mobil ke tetangga 250 ribu, saya gak kuat bayarnya," katanya sembari mengerut. No Country for Old Man "Trims banyak. 99,9% orang di Indonesia sangat baik dan ramah. Mungkin saya hanya unlucky saja." Kalimat di atas diucapkan Paul Cumming -- lengkapnya Paul Anthony Cumming -- melalui akun twitter-nya [@papuansoccer]. Kalimat itu merupakan jawaban terhadap mention seseorang yang mengatakan dirinya baru sadar kenapa sepakbola Indonesia tidak kunjung berprestasi setelah membaca feature tentang Paul yang saya tulis untuk subkanal About the Game di detiksport ini. Lihatlah, dia bahkan tetap mengatakan sesuatu yang positif tentang negeri ini setelah serangkaian pengalaman pahit berinteraksi dengan sepakbola dan orang-orang Indonesia. Apa yang bisa kita katakan kepada orang seperti Paul ini? Orang yang bodoh? Lugu? Naif? Entahlah. Mungkin ini yang disebut "cinta tanpa syarat". Lelaki kelahiran 8 Agustus 1947 ini memang mencintai Indonesia dengan segala keindahan dan kebrengsekannya. Andai Paul masih menjadi warga negara Inggris, di usianya yang sudah menginjak 66 tahun ini dia akan bisa menikmati akhir pekan yang manis. Jika masih jadi warga negara Inggris, dia bisa menikmati tunjangan masa tua dari pemerintah sebesar 50 poundsterling per minggu. Dengan nilai tukar sekarang, angka itu sekitar 3 juta rupiah per bulan. Jumlah itu belum ditambah dengan biaya transportasi dan kesehatan yang gratis serta mendapatkan tunjangan khusus untuk biaya rumah. Dan itu semua bisa diperolehnya dengan cuma-cuma di masa tua, sebagaimana para pembayar pajak lainnya jika sudah memasuki usia lanjut. Bandingkan dengan 650 ribu yang diperolehnya dari usaha menyewakan play station. Dan yang pasti, Paul bisa berjalan-jalan keliling London, menonton pertandingan Liga Inggris secara langsung di stadion, atau sesekali pergi ke Anfield untuk menonton kesebelasan Liverpool yang sangat dia sukai. Bukan seperti sekarang yang hanya menonton Liverpool melawan Chelsea pada kompetisi game Winning Eleven di ruangan 2 x 3 meter di belakang rumahnya. Dia sendiri bukannya tak ingin untuk sesekali pulang ke Inggris, sekadar menjumpai handai taulannya yang masih hidup. Tapi nyaris mustahil dia pergi ke Inggris. Jangankan untuk berangkat ke sana, untuk sekadar berbicara dengan saudara lewat telepon pun Paul tak sanggup. Hingga hari ini, sudah hampir 38 tahun ia tak kembali ke Inggris. Ia pernah dijanjikan tiket pulang saat menukangi PSBL Bandar Lampung. Hanya saja, tiket kepulangan itu bukan tiket pulang pergi ke London, tapi pulang pergi ke Pantai Ringgung, salah satu pantai di Lampung yang memang jadi kediamannya selama di Lampung. Satu-satunya penyesalan untuk kegagalannya menengok Inggris adalah tak sempat lagi bertemu ibundanya. Dia mengaku tak pernah menceritakan segala hal pahit yang ia alami di Indonesia pada sang ibu. Paul cemas itu akan membuat ibunya sedih. Kepada sang ibu, dia hanya mengisahkan cerita-cerita bagus tentang pengalamannya di Indonesia. Dan untuk satu hal ini, untuk urusan dengan sang ibu, Paul tak tahan untuk tidak meneteskan air mata. Saya melihat matanya berkaca-kaca ketika mengisahkan bagaimana inginnya dia mengirimkan kado ulang tahun saat ibunya merayakan hari kelahirannya yang ke-79. Paul sudah membeli taplak meja khas Indonesia untuk ibunya. Tapi kado itu urung dia kirimkan. Harga pengiriman paketnya tak sanggup dibayarnya. Sampai saat ibunya wafat pada 2011 silam, tak sekali pun Paul bisa melihat ibunya lagi. Apakah Paul menyesal? Sama sekali tidak. Dengan nada yang mencoba meyakinkan saya, dia mantap berkata: "Meskipun kondisi saya seperti ini, saya tak pernah menyesal jadi WNI." Jika pun masih ada hasrat yang tersisa, dia masih memendam keinginan untuk menengok kembali tanah kelahirannya, setidaknya satu kali saja, sebelum dia menutup mata untuk selama-lamanya. ** Saya pribadi tak ada maksud jauh-jauh mendatangi Paul di Lereng Semeru untuk kembali mengungkit-ngungkit kesedihannya itu. Tujuan saya mulanya untuk mangajaknya berbicara dan mengenang sepakbola Indonesia di dekade 1980-1990an. Saya harap, dengan berbincang bersama orang bule, kami bisa bicara-bicara secara lebih terbuka. Saya memang mendapatkan cerita-cerita mengenai sepakbola Indonesia di masa lalu, tetapi hanya sedikit. Saya lupa dengan tujuan saya -- terutama setelah melihat sendiri berlangsungnya sebuah adegan tak lama setelah saya sampai di kediamannya. Saat saya masuk, ternyata di dalam ada tamu. Saya diam menyimak pembicaraan-pembicaraan yang ada. Tamu tersebut ternyata sekretaris notaris yang menguruskan administasi surat-surat tanah Paul. Perhatian saya mulai tertarik ketika melihat respons serta gesture Paul saat mengetahui berapa nominal pajak yang meski ia bayar. "Dua juta yah?" katanya sembari memijat-mijat keningnya. "Sekarang sayangnya saya tidak punya uang. Nanti akhir bulan saya punya, tapi hanya 650 ribu dari hasil rental PS, bagaimana?" katanya lagi. Saya langsung mengabarkan apa yang saya alami pada editor saya di Bandung. Alhasil misi pun berubah. Editor saya meminta untuk menggali kisah-kisah Paul dengan lebih detil, bukan untuk menguak-nguak cerita sedih, tapi terutama untuk memotret bagaimana seorang "perantau sepakbola" sepertinya punya daya tahan yang luar biasa menghadapi deraan persoalan hidup yang seakan tiada putus. Kisah-kisah sedih Paul memang bukan hal baru di telinga para penggemar sepakbola Indonesia. Beberapa media besar seperti koran Tempo, Kompas, majalah Kartini dan media-media lain, baik cetak maupun elektronik pernah mengangkat kisah hidupnya. Saat kisahnya diangkat ke majalah Kartini tahun 2001 silam, banyak orang yang ingin ingin menyalurkan bantuan dan meminta nomor rekeningnya. "Saya tolak permintaan itu, saya bukan tipikal orang yang dengan mudah menerima bantuan orang lain selama saya mampu berusaha," katanya. Prinsipnya itu dilakukan hingga sekarang, sedikit oleh-oleh yang saya berikan menjelang kepulangan pun enggan ia terima. Setelah saya paksa dan "ancam" baru ia mau menerimanya. Dia punya rasa hormat yang sangat tinggi terhadap dirinya sendiri, sama tingginya dengan rasa hormat yang ia punya terhadap negeri ini dan orang-orangnya. Saya kira, itulah sebabnya dia masih bisa mengatakan "99,9% orang Indonesia itu sangat baik dan ramah, saya mungkin hanya unlucky saja". ** Setelah feature saya beredar di dunia maya, malamnya saya terkejut mendapatkan telepon dari nomor tak dikenal. Setelah diangkat suaranya pun samar-samar tak jelas, selain karena sinyal yang menjemukkan, intonasi dan logatnya pun aneh. Ternyata dia Paul Cumming. Alamak, saya lupa menyimpan nomornya. Dalam perbincangan yang singkat itu, Paul berterima kasih dan senang dengan respons masyarakat Indonesia terhadap dirinya. Saya sedikit tertawa ketika dia mengeluhkan ada salah satu tulisan di kolom komentar yang bernada sinis kepadanya. Tetapi ia tak marah. "Komentar semuanya bagus," katanya dengan logat bahasa Inggris yang masih teramat kental. Paul memang masih bisa mengakses internet. Selama ini hanya akses internetlah yang menghubungkan Paul ke dunia luar. Saling bertukar email dengan saudara dan mantan rekan yang menggeluti dunia sepakbola. Internet itu diaksesnya lewat laptop usang dan sebuah modem yang sinyalnya datangnya tidak bisa diduga-duga. Kadang dapat, kadang tidak. Laptop itu ia beli 2010 silam semasa jadi Pelatih Persewon Wondama. Saya masih ingat debu yang melekat di atas keyboard laptopnya itu tebalnya bukan main, menandakan barang itu memang akhir-akhir ini jarang dipakai dan dibersihkan. Uang dari rentalan PS selalu ia sisihkan untuk membeli pulsa modem yang dipakainya secara selektif untuk menghemat pulsa. Selain laptop, kekayaan lain yang dimiliki Paul adalah gunungan kliping-kliping surat kabar. Paul memang apik dalam menyimpan barang. Banyak artefak-artefak keren yang saya temukan di sana, mulai dari teamsheet final Persib Bandung versus Perseman Manokwari tahun 1986 hingga lampiran Match Day Program klub lokal Inggris tahun 1903. Khusus kliping tentang dirinya sendiri ia menyimpan khusus. Entah mengapa, kliping-kliping yang selalu memberitakan dirinya selalu menyedihkan dari diminta deportasi oleh Solihin GP yang waktu itu menjabat Ketua Umum Persib tahun 1985 [saat itu Persib bertemu Perseman di final Divisi Utama Perserikatan] sampai penusukannya di Lampung 2001 silam. Ada pelajaran hidup yang saya dapat dari Malang. Paul mengajarkan ketegaran dan kesabaran, ia bukan tipikal orang senang menyelesaikan masalah dengan kemarahan. Beberapa kali saya tertawa geli saat ia menceritakan bagaimana mantan-mantan asisten dan pemainnya bersikap yang membuat ia jengkel, mulai dari pengaturan skor, mabuk-mabukan, melakukan tindak kriminal hingga menghamili anak orang. Semua itu diceritakannya dengan jenaka tanpa ada dendam. Humor seringkali menyelamatkan seseorang dari derita yang sebenarnya tak tertanggungkan. Paul tahu benar fungsi humor itu. Jika ada yang mengatakan bahwa humor paling berkualitas adalah humor yang sanggup menertawakan diri sendiri, Paul adalah masternya. Saat derita sudah tak lagi bisa ditolak, kenapa tidak sekalian saja menertawakannya jika dengan itu kita bisa bertahan lebih panjang -- setidaknya agar waras di kejiwaan? Sepakbola adalah hidup Paul Cumming. Dia terdampar di Indonesia karena sepakbola, dan dia dikecewakan berkali-kali juga oleh sepakbola. Tapi sepakbola tak mungkin dia lupakan. Sepakbola sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya. Dia kini tak bisa lagi melatih karena cedera tulang belakangnya membuatnya sangat berhati-hati agar tidak terjatuh lagi. Jika dia terjatuh, dia terancam bahaya yang bisa membuatnya sakit dan tak tersembuhkan, setidaknya demikian dokter berkata padanya. Agar tetap terhubung dengan sepakbola, banyak cara dia lakukan. Membuka usaha rental play station adalah salah satu upaya Paul untuk tak terputus dengan sepakbola. Suara fiktif sorak-sorai penonton di game PS sepakbola akan selalu mengingatkannya pada sepakbola, pada lapangan hijau, dan tentu saja pada kehidupannya sendiri. Di masa mudanya, semua uang saku yang ia punya bisa habis hanya untuk menonton pertandingan di hari Sabtu. When saturday comes bukan parafrase yang klise bagi Paul muda, itu parafrase sangat menyenangkan baginya. Di masa tuanya sekarang, dia beruntung mempunyai match day programme yang meng-cover lebih dari 150 ribu pertandingan sepakbola sejak awal abad 20. Koleksinya itu membuatnya bisa mengakses starting-line up ribuan pertandingan, siapa yang cetak gol, menit berapa terjadinya gol, dan data-data teknis pertandingan lainnya. Jika anda menelusuri ocehan Paul di twitter, beberapa hari lalu dia sempat merespons kicauan seseorang yang berkicau tentang Keith Kayamba Gumps. Paul merespons begini: "Saya punya matchday programme antara St. Kitts & Nevis lawan Oldham Athletic pada 24 Mei 1998. Keith Gumbs lahir 11/9/1972. Bayangkanlah seorang tua menikmati pertandingan sepakbola melalui lembar-lembar data pertandingan, tanpa suara, tanpa gambar. Hanya teks-teks saja. "Football means everything to me. Saya tidak bisa hidup tanpa sepakbola," kata Paul kepada saya melalui pesan pendek, tepat saat saya sedang menuliskan bagian penutup tulisan ini. Paul memiliki mimpi lain, mimpi itu mungkin bisa saja terwujud di bulan Juli nanti. Mimpi itu adalah bertemu tim idola: Liverpool. Meskipun tinggal di London, Paul amat mencintai Liverpool. Dia pernah hadir di stadion-stadion elite di Inggris. Di masa mudanya awayday adalah hal yang lazim saat ia mendukung tim lokal Hendon Aways, sebuah klub kecil di London. Sayangnya di masa-masa itu ia tak pernah sama sekali menyaksikan Liverpool berlaga secala langsung. Kendati begitu, kekagumannya pada Liverpool tetap terjaga baik-baik dalam ingatan masa mudanya, juga dalam kenangan masa tuanya. Paul ingin sekali kembali ke Stadion Gelora Bung Karno saat Liverpool datang ke Indonesia Juli nanti. Ia tak berharap untuk duduk di tribun kehormatan atau VIP sama seperti saat dirinya bersama Adolf Kabo, Mathias Woof, Yohanes Sawor dll. menuai kejayaan Perseman Manokwari di tahun 1985-1986. Baginya duduk di kursi termurah pun sudah sangat sangat bersyukur. Tapi ia sudah putus asa, pesimis mimpinya tersebut tak akan terlaksana. "Keinginan pasti ada, tapi dengan kondisi seperti ini, saya tak bisa. Tak punya uang. Saya nonton dari televisi saja," lanjutnya sembari tersenyum, dengan bola mata yang agak membesar memancarkan kejenakaan yang agak pahit. Saat itu juga saya kembali mengontak editor saya di Bandung. Lewat pesan pendek, saya ceritakan mimpi Paul untuk menonton Liverpool. Kesal rasanya menyadari editor saya tak segera membalas. Sampai balasan yang saya tunggu pun datang. Editor saya membalas: "Ok, jangan khawatir. Sampaikan pada Paul, dia bisa pergi ke GBK nonton Liverpool. Kita berangkat sama-sama ke Jakarta dari Bandung nanti. Teknis kita atur kemudian." Belakangan saya tahu, kenapa editor saya lama membalas pesan saya. Rupanya, dia berdiskusi dengan rekan kami lainnya, editor lain, perihal kemungkinan meminta Paul menulis artikel secara rutin untuk Pandit Football. Menilik kecenderungan Paul yang enggan merepotkan orang lain, memintanya menulis artikel adalah pilihan yang sepertinya akan jadi opsi yang terhormat untuknya. Saya segera menyampaikan permintaan editor itu kepada Paul. Dia menyambut hangat permintaan itu. Saya katakan padanya dia bisa menulis apa saja: pengalaman-pengalamannya, tentang taktik sepakbola, tips-tips bermain bola atau soccer clinic, atau esai-esai lepas yang bisa mengakomodasi pikiran-pikirannya tentang sepakbola. Apapun itu. Setelah feature pertama tentang Paul itu tayang di subkanal About the Game ini, saya menagih artikel pertama yang ditulisnya. Dia minta maaf karena belum bisa menyelesaikan tulisan. Katanya: "Maaf, saya sudah 5 malam tidak tidur gara-gara jaga play station. Saya coba besok kalau malam ini bisa tidur. Hehehe …." Saya merasa bersalah dan sepertinya akan kesulitan menguatkan perasaan saya sendiri jika harus menagih artikel kembali. Tapi tulisan "hehehe…" di belakang permintaan maafnya itu menguatkan saya. Saya membayangkan, Paul mengatakan itu tidak dengan wajah muram, tapi sembari tersenyum, dengan bola mata bulat yang memancarkan cahaya terang yang menandakan dia masih hidup, akan tetap hidup, setidaknya mencoba sekuatnya terus bertahan hidup! You’ll never walk alone, Paul! |
| Oky Nya Oemar www.antiantichrist.org Berita+dan+Kegiatan 's link The hadiths of the Prophet Muhammad (may Allah bless him and grant him peace), mention that, during the end times, a devilish power will emerge, by the will of Allah, one of whose most important attributes will be that he disrupts the peace and order of mankind. This evil power is known as the antic... |
| Bambang Tribuono jurnal-korupsi.blogspot.com | Ahmad Zaenuri Berita+dan+Kegiatan 's link Semoga peristiwa di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki : Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri. Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka. Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku. Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku. Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya. Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami. Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkawinanku, aku juga membenci kedua orangtuaku. Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi. Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya. “Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut. Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??” “Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat, kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu. Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah. Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “Selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas. Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis. Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara. Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku. Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya. Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku. Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya. Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku. Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia. Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku. Istriku Liliana tersayang, Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu. Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang. Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku. Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy! Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note. Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta. Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi. Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?” Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.” Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?” Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.” Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus |
| Chenfeng Asang Berita+dan+Kegiatan 's link PEMBANGUNANDAN KESEJAHTERAAN MASYARAKATDESA I. Latar Belakang Desa merupakan suatu wilayah yangditempati oleh sejumlah penduduk yang mempunyai tatanan pemerintahan sendiridan merupakan satu kesatuan. Desa juga tidak bisa terlepas dari daerah,penduduk dan sosial budaya, ketiga unsur ini memiliki hubungan yang erat agartercapainya desa yang sejahtera. Di Indonesia, menurut data dari KementrianDalam Negeri (www.kemendagri.go.id , Selasa, 10Juli 2012 11:22:27 | Berita Kemendagri) ada27.360 desa tertinggal di Indonesia, desa-desatersebut didominasi di pulau terpencil dan pegunungan yang aksesnya sulitdijangkau. Kesenjangan dan tidak meratanya pembangunan, pendidikan sangatberdampak pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa tersebut. II. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalahdiatas, maka dapat diidentifikasi masalah dalam pemabangunan dan kesejahteraanmasyarakat di desa : 1. Bagaimanakah dampak dari kesenjanganpembangunan terhadap kehidupan masyarakat desa ? 2. Bagaimana cara untuk meningkatkankualitas dan taraf hidup masyarakat desa ? III. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan yang dimaksud adalahsesuatu yang ingin dicapai setelah penelitian ini berakhir. Adapun tujuan yanghendak dicapai adalah sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui dampak yang timbuldari kesenjangan atau akibat dari tidak meratanya pembangunan 2. Untuk meningkatkan kualitas dan tarafhidup masyarakat desa IV. Pembahasan Keterlambatan pembagunan di desa jugadisebabkan oleh keadaan geografi Indonesia yang merupakan kepulauan yang luasdan ditambah sarana prasarana yang tidak memadai. Desa memiliki arti pentingdalam proses pembangunan pemerintahan dan kemasyrakatan karena desa memilikihak otonomi yaitu hak untuk mengatur dan mengurus secara bebas rumah tangganyasendiri berdasarkan asal usul dan adat istiadat masyarakat setempat.Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004, tentang Pemerintah Daerah telahmemberikan pelimpahan kewenangan yang luas kepada Pemerintah di Daerah, agardapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara lebih baik, efisien danefektif dalam berbagai hal seperti pembangunan dan kesejahteran masyarakatnyadan pembangunan seyogyanya bertujuan untuk meningkatkan taraf hidupmasyarakatnya. Namun yang terjadi saat ini, pembangunan di Indonesia tidak merata, didaerah perkotaan pembangunan danpendidikan berkembang pesat tapisebaliknya di daerah pedalaman atau plosok yang kian tertinggal. Hal tersebutbisa kita lihat secara langsung perbedaannya seperti fasilitas umum diperkotaanbegitu megah sedangkan di plosok pedesaan masih minim sekali fasilitas umumapalagi sekolah, masih banyak anak-anak di daerah plosok untuk pergi ke sekolahharus berjalan kaki masuk keluar hutan dan menyebrangi sungai. Namun haltersebut tidak membuat mereka putus asa agar mendaptkan pendidikan, semangatanak-anak inilah yang harus kita sambut dengan menyediakan para pendidik dansarana prasarana yang memadai. Sedangkan yang membuat lambannyapembangunan di desa, diakibatkan koordiansi yang lamabat antara desa denganlembaga/instasi diatasnya, lemahnya lembaga-lembaga yang terdapat di desa,lemah dalam mengidentifikasi masalah, dukungan dana,lamabat memperolehinformasi serta SDM yang belum bagus atau berkualitas. Untuk mewujudakan desa yang lebihbaik, maka ketiga unsur yaitu daerah, penduduk dan sosial budaya harusdiperkuat dengan berbagai cara salah satunya meningkatkan kualitas SDM melauipendidikan yang berkualitas. Maju mundur suatu daerah tergantung dari kalitas SDM (penduduk) dan bila SDM yang dimiliki oleh daerah sedah mampubersaing maka tatanan kehidupan atausosial budaya masyarakat pun akan terangkat dan kesejahteraan masyarakatbisa terwujud. Dan desa merupakan cermin dari keberhasilan pemabangunan suatudaerah serta bangsa, bila desa tersebut maju maka bangsa dan rakyatnya punmaju. Jadi kerjasama, koordinasi denganberbagai pihak sangatlah diharapkan. Untuk membangun suatu desa yang maju,penulis menggunakan metode yang dikemukakan oleh C.S.T. Kansil (1983 : 251) 1. Komprehensif multi sektoral yangmeliputi berbagai aspek, baik aspek kesejahteraan maupun aspek keamanan denganmekanisme pelaksanaan yang terpadu antara berbagai kegiatan pemerintah danmasyarakat. 2. Perpaduan sasaran sektoral denganregional dengan kebutuhan essensial kegiatan masyarakat. 3. Pemerataan dan penyebarluasanpembangunan keseluruh pedesaan termasuk desa-desa diwilayah kelurahan. 4. Satu kesatuan pola dengan pembangunan nasionaldan regional dan daerah pedesaan dan daerah perkotaan serta antara daerahpengembang wilayah sedang dan kecil. 5. Menggerakkan partisipasi dan prakarsadan swadaya gotong royong masyarakat serta mendinamisir unsur-unsur kepribadiandengan teknologi tepat waktu. Jadidi dalam pembangunan desa itu harus meliputi berbagai aspek, jangan dari satuaspek saja, agar pembangunan desa bisa tercapai sesuai dengan harapan dancita-cita. Dan tentunya semua ini harusmendapatkan dukungan penuh dari pemerintah agar pembangunan dan kesejahteraanmasyarakat desa tercapai dengan baik. V. Kesimpulan Tercapainya pembanguanan dankesejahteraan masyarakat desa merupakan tugas kita bersama, dengan koordinasiyang tepat dan dukungan dari semua pihak niscaya pembangunan dan kesejahteraanmasyarakat desa bisa tercapai. Namun semua itu juga harus diimbangi dengan SDMyang berkualitas dan sarana prasarana yang memadai serta mengikuti adatistiadat desa. |
| Nurul Inasyah Berita+dan+Kegiatan 's link JKT48 adalah grup idola asal Indonesia yang diproduseri oleh Yasushi Akimoto. Grup ini adalah grup saudari AKB48 pertama yang berada di luar Jepang, dan berpusat di Jakarta. Grup ini mengadopsi konsep AKB48 yaitu "idola yang dapat anda jumpai setiap hari”. JKT48 mengadakan pertunjukan rutin hampir setiap hari di Teater JKT48, lantai 4 mal fX Sudirman, Jakarta.PendirianLogo JKT48Pembentukan JKT48 pertama kali diumumkan pada 11 September 2011 di sebuah acara AKB48 yang diadakan di Makuhari Messe di Chiba. Wawancara untuk peserta berlangsung pada akhir bulan September, dengan audisi final untuk finalis pada 8 Oktober 2011 - 9 Oktober 2011.Dari 1.200 orang pelamar yang diwawancara, 51 pelamar lolos seleksi tahap kedua. Audisi tahap akhir berlangsung pada 2 November 2011. Setelah disaring kembali melalui tes menari "Heavy Rotation" dan menyanyikan lagu favorit, 28 orang peserta dinyatakan diterima. Produser Yasushi Akimoto datang ke Jakarta untuk melakukan seleksi. Ketika ditanya mengenai standar seleksi, Akimoto berkata, "Mengenai pemilihan anggota, ciri-ciri khas lokal tidak dijadikan bahan pertimbangan. Kami berpendapat bahwa pesona dari anak perempuan yang dapat kami dirasakan, di negara mana pun memiliki kesamaan. [Kami] memilih dengan lebih mementingkan kepribadian, sambil juga mempertimbangkan, kalau saja ada teman sekelas seperti anak ini, alangkah bagusnya."Generasi pertama diperkenalkan pada 3 November 2011.[4] Di antara 28 anggota, ada salah satu anggota yang berasal dari Jepang yang bernama Rena Nozawa yang tinggal di Jakarta. Produser Yasushi Akimoto mengatakan JKT48 akan menjadi "jembatan persahabatan antara Indonesia dan Jepang".Penampilan di IndonesiaJKT48 tampil untuk pertama kalinya di televisi pada konser program musik televisi 100% Ampuh, tayangan langsung Global TV dari Bekasi Square, 17 Desember 2011. Lagu yang pertama kali mereka bawakan adalah "Heavy Rotation" dengan lirik bahasa Indonesia. Kostum JKT48 serupa dengan seragam sekolah Jepang yang menjadi ciri khas AKB48. Pada hari berikutnya, 18 Desember 2011, JKT48 untuk pertama kalinya berinteraksi dengan penggemar lewat acara bersalaman Meet & Greet JKT48 di fx Center Jakarta, dan menyanyikan "Heavy Rotation".Peluncuran video musik "Heavy Rotation" versi JKT48 dilakukan pada acara bersalaman 14 Januari 2012 di Atrium fx Center. Video musik ini bertemakan acara penerimaan siswa baru di sekolah menengah atas. Lagu ini sebelumnya dipakai untuk iklan televisi Pocari Sweat yang dibintangi anggota JKT48. Setelah peluncuran "Heavy Rotation", JKT48 mulai sering tampil di program musik televisi. Di SCTV, JKT48 tampil di acara Inbox dan iPop. Mereka juga tampil di 100% Ampuh dan Lampion 100% Cinta dari Global TV, serta Dahsyat di RCTI. Di Indosiar, mereka tampil di Hitzteria. Lagu yang mereka bawakan adalah "Heavy Rotation" atau "Aitakatta" versi bahasa Indonesia.Dimulai oleh Otsuka Indonesia dengan Pocari Sweat, perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia memakai JKT48 sebagai bintang iklan produk dan layanan mereka. Rakuten bekerja sama dengan MNC Media memakai JKT48 untuk iklan Rakuten Belanja Online, Kao memakai mereka untuk iklan Laurier, dan Yamaha untuk iklan sepeda motor Mio J. Sharp Electronics Indonesia memakai JKT48 untuk kegiatan promosi. JKT48 menyanyikan dua lagu di acara galeri produk Sharp (Sharp Koten) di Best Denki, Senayan City, 4 Maret 2012.JKT48 tampil bersama AKB48 dalam konser J-Pop Culture Festival 2012 di Balai Kartini, Jakarta, 25 Februari 2012. Festival ini merupakan hasil kerja sama Kedutaan Besar Jepang di Jakarta dengan Japan Foundation Jakarta, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Komunitas Alumni Jepang di Indonesia, dan Universitas Al Azhar Indonesia. Konser mereka dihadiri sekitar 3.000 penonton, termasuk sebagian besar wota yang menyerukan mix dalam bahasa Jepang.Pada 17-20 Mei 2012, JKT48 melakukan debut mereka di teater sementara, Gedung Nyi Ageng Serang, Pasar Festival, Kuningan Jakarta Selatan. JKT48 membawakan repertoar Tim B AKB48 "Pajama Drive" dalam versi bahasa Indonesia.Pada tanggal 17 Juli 2012, JKT48 tampil live di acara televisi bertajuk Mega Konser JKT48 yang ditayangkan RCTI. Tidak kurang dari 10 lagu dibawakan di konser ini.Teater permanen JKT48 dibuka 8 September 2012 di lantai 4 mal fX Lifestyle X'nter, Jalan Sudirman, Jakarta. Mereka melanjutkan pementasan Pajama Drive yang sebelumnya pernah dibawakan dalam tiga rangkaian pertunjukan (17–20 Mei, 14–17 Juni, dan 13–15 Juli 2012) di dua tempat sementara, Gedung Nyi Ageng Serang Kuningan dan Pasaraya Grande, Blok M.Perayaan ulang tahun pertama JKT48 diadakan di Teater JKT48, 23 Desember 2012, dan ditayangkan langsung oleh RCTI dalam acara Dahsyat. Acara dimulai dengan diumumkannya set list "Aturan Anti Cinta" ("Renai Kinshi Jourei") sebagai judul pertunjukan teater berikutnya di Teater JKT48 mulai 26 Desember 2012. Penonton konser tersebut mendapat secara gratis 4 CD promo lagu berbahasa Indonesia dari JKT48: "Heavy Rotation", "Baby! Baby! Baby!", "Ponytail to Chou Chou" ("Ponytail dan Shu-shu"), serta "Kimi no Koto ga Suki Dakara" ("Karena Kusuka Dirimu") yang masing-masing hanya berisi sebuah lagu. Keempat CD tersebut merupakan bagian dari promosi CD album debut JKT48.Konser JKT48 First Anniversary Event digelar Gedung Bulutangkis Senayan, juga pada 23 Desember 2012. Pada konser tersebut diumumkan pembentukan Tim J sekaligus pengangkatan 22 angggota Generasi Pertama berikut Aki Takajo dan Haruka Nakagawa sebagai anggota Tim J. Devi Kinal Putri diangkat sebagai kapten Tim J. Pada konser itu, JKT48 untuk pertama kalinya menampilkan lagu "Hikouki Gumo" dari set list "Aturan Anti Cinta". Aki Takajo menempati posisi sentral untuk lagu "Karena Kusuka Dirimu" yang dibawakan oleh Tim J,[16] dan Generasi 2 JKT48 membawakan lagu "Aitakatta".Penampilan di JepangTahun 2011Penampilan JKT48 pada konser AKB48 di Saitama Super Arena.JKT48 tampil pertama kali di Jepang dalam konser AKB48 Kōhaku Taikō Uta Gassen, 20 Desember 2011 di Tokyo Dome City Hall. Enam belas anggota JKT48 tampil di konser keluarga besar AKB48, SKE48, NMB48, dan HKT48. Selain ditonton oleh sekitar 2.000 orang penonton di Tokyo Dome City Hall, konser ini juga ditayangkan secara langsung di 113 layar gedung bioskop di seluruh Jepang, serta di YouTube dan Google+. Dalam konser ini, keluarga besar AKB48 yang keseluruhan berjumlah 155 orang dibagi menjadi dua tim, tim merah dan tim putih yang masing-masing berusaha memperlihatkan penampilan terbaik mereka. JKT48 dimasukkan ke dalam tim merah. Enam belas anggota JKT48 tampil di panggung sebagai bintang tamu sekaligus kejutan untuk penonton. Sebagai wakil tim merah, JKT48 membawakan lagu "Aitakatta" dalam bahasa Indonesia, melawan HKT48 dari tim putih dengan "Te o Tsunaginagara".Pada 21 Desember 2011, JKT48 muncul dalam acara televisi Waratte Iitomo! di Fuji TV menyanyikan "Aitakatta" yang liriknya diteruskan dalam bahasa Indonesia "Denganmu...". Enam anggota JKT48, Shania, Cleopatra, Rena, Nabilah, Melody, dan Ayana tampil dalam acara promosi pariwisata Indonesia yang diadakan Garuda Indonesia di Bandar Udara Internasional Narita, 24 Desember 2011.[21]Pada acara malam tahun baru Kōhaku Uta Gassen di televisi NHK Jepang, 31 Desember 2011, JKT48 tampil satu panggung bersama-sama AKB48, SKE48, NMB48, SDN48, dan HKT48 hingga mereka seluruhnya berjumlah 210 orang. Dalam pertunjukan berjudul "Kouhaku 2011 AKB48 Special MAX "Gambarou Nippon!", keluarga besar AKB48 membawakan "Kaze wa Fuiteiru", "Flying Get", dan "Everyday, Katyusha" secara medley. Pada akhir lagu, anggota JKT48 ikut membentuk huruf hiragana "N" sebagai bagian dari seruan "Ganbarou Nippon" (がんばろう日本!! "Terus berjuang, Jepang!"?) yang dibentuk dari formasi anggota di atas panggung. Pada akhir penampilan mereka, JKT48 mendapat pujian dari kapten AKB48 Minami Takahashi untuk kepandaian mereka membentuk formasi huruf.[sunting]Tahun 2012Pada 20 Januari 2012, dua belas anggota JKT48 tampil sebagai ancora pada malam kedua konser AKB48 Request Hour Setlist Request 100, 2012. Konser ini berlangsung selama 4 malam di Tokyo Dome City Hall, mulai 19 Januari hingga 22 Januari 2012, menggelar 100 lagu pilihan hasil pilihan penggemar, 25 lagu setiap malamnya.Melody dari JKT48 terpilih sebagai anggota Special Girls A yang menyanyikan lagu "New Ship" dalam singel AKB48, "Give Me Five!". Lagu "New Ship" adalah lagu ketiga pada singel Tipe A. Singel tersebut juga disertai DVD yang di antaranya berisi video musik "New Ship". Melody berperan sebagai siswi pindahan di sekolah menengah atas Jepang. Posisinya sebagai double center, menyanyi di tengah depan bersama Jurina Matsui dari SKE48.Dari 23 Maret hingga 25 Maret 2012, JKT48 tampil selama tiga malam berturut-turut di Saitama Super Arena, Prefektur Saitama. Mereka pentas bersama keluarga besar AKB48, SKE48, NMB48, HKT48, dan SDN48 dalam konser Gyoumu Renraku, Tanomu Zo, Katayama Buchou!. Total 239 anggota keluarga besar AKB48 tampil dalam konser ini, termasuk 16 anggota JKT48. Setiap malamnya, konser ini disaksikan oleh sekitar 25.000 orang penonton yang memenuhi kapasitas arena. Pada konser malam pertama, JKT48 membawakan "Heavy Rotation". Pada malam kedua, mereka membawakan "Aitakatta". Melody bersama Special Girls A tampil sebagai encore membawakan lagu "New Ship". Mereka pada malam terakhir membawakan lagu "Karena Kusuka Dirimu"/"Kimi no Koto ga Suki Dakara". Selain tampil sebagai grup, JKT48 juga menyanyikan lagu berbahasa Jepang secara massal bersama saudara-saudara kembar mereka.JKT48 tampil pertama kalinya dalam iklan televisi di Jepang untuk produk kosmetik Nameraka Honpo Whitening Series dari Tokiwa Pharmaceuticals. Dua belas anggotanya tampil dalam acara peluncuran iklan Nameraka Honpo di Tokyo, 16 April 2012. Anggota JKT48 berlarian di pantai mengejar karakter bernama Mochimochi-kun diiringi lagu "Heavy Rotation" versi bahasa Indonesia.JKT48 tampil tiga malam berturut-turut pada konser AKB48 in Tokyo Dome, 1830m no Yume, 24-26 Agustus 2012. Setiap malamnya JKT48 membawakan lagu "Baby! Baby! Baby!" versi bahasa Indonesia.[28] Melody bersama Jurina Matsui menempati posisi sentral Special Girls A, menyanyikan lagu "New Ship". Pada malam pertama, JKT48 bersama SKE48, NMB48, dan HKT48 membawakan lagu "Namida Surprise!". Konser tersebut setiap malamnya ditonton oleh 48.000 orang penonton, total 144.000 penonton selama tiga malam.Tanggal 3 November 2012 empat anggota JKT48, Shania, Rena, Melody dan Ayana bertolak menuju Jepang untuk menghadiri Special Event with JKT48 di AKB48 Cafe & Shop Akihabara, menandai kepindahan Aki Takajo dan Haruka Nakagawa dari AKB48 ke JKT48. Acara diisi dengan adu talenta serta sesi tanya jawab dengan peserta. Di akhir acara, keenam anggota JKT48 diminta menyanyikan "Heavy Rotation" versi bahasa Indonesia secara a capella.Enam belas anggota JKT48 termasuk Takajo dan Nakagawa tampil pada konser AKB48 Kouhaku Taikou Uta Gassen ke-2 di Tokyo Dome City Hall, 17 Desember 2012. Konser ini diikuti oleh 146 anggota grup AKB48 yang dibagi menjadi dua tim, Tim Merah dan Tim Putih. Pada konser yang disaksikan oleh dua ribu orang penonton tersebut, JKT48 bergabung dengan Tim Putih, membawakan lagu "Kitagawa Kenji". Lawannya dari Tim Merah adalah HKT48 yang membawakan lagu "Takeuchi Senpai". Tim Merah yang dipimpin kapten Mariko Shinoda tampil sebagai pemenang.Lima anggota JKT48 (Melody, Rica, Diasta, Takajo, dan Nakagawa) diundang tampil bersama AKB48 dalam konser malam tahun baru NHK Kouhaku Uta Gassen ke-63 di NHK Hall, Tokyo, 31 Desember 2012. Kelimanya tampil sebagai bagian dari AKB48 dalam segmen kolaborasi dengan Disney, Uta de Aitai: Dream Stage (Bertemu Lewat Lagu: Panggung Impian) yang dibuat untuk memperingati 110 tahun Walt Disney. Pada segmen ini, AKB48 ditampilkan satu panggung bersama Arashi, Kanjani 8, dan Perfume. Kelimanya menjadi bagian dari 171 anggota grup AKB48 yang membawakan medley yang disebut Kouhaku 2012 Special: Second Chapter untuk menandai era baru AKB48 tanpa Atsuko Maeda. Penampilan mereka diakhiri dengan berbaris membentuk kata "Nippon Ra Ra Ra" (日本ラララ?) dan "Ganbarou" (がんばろう?).Tahun 2013JKT48 diwakili oleh Aki Takajo dan Haruka Nakagawa pada konser AKB48 Unit Matsuri dan AKB48 Request Hour Setlist Best 100 2013 yang berlangsung 23 Januari-27 Januari 2013 di Tokyo Dome City Hall, Tokyo. Selama konser lima hari yang ditayangkan secara langsung melalui YouTube, keduanya ikut serta membawakan lagu-lagu dari AKB48 serta unit-unit darinya. Keduanya ikut menyanyikan "Heavy Rotation" bersama anggota grup AKB48 yang semuanya ber-cosplay. Takajo mengenakan kostum burung kakatua dan Nakagawa mengenakan kostum monyet.Transfer anggota AKB48Perombakan besar dalam susunan anggota AKB48 diumumkan pada malam pertama konser grup AKB48 di Tokyo Dome, 24 Agustus 2012. Anggota AKB48 ditransfer ke grup-grup saudari atau ke luar negeri. Haruka Nakagawa dan Aki Takajo ditransfer sebagai anggota JKT48. Keduanya berasal dari Tim A, Nakagawa dari generasi ke-3 dan Takajo dari generasi ke-6. Haruka Nakagawa memiliki unit bernama Watarirouka Hashiritai 7, dan berpengalaman sebagai anggota senbatsu pada singel "Heavy Rotation" dan "Chance no Junban". Aki Takajo memiliki unit bernama French Kiss, dan telah berulang kali menjadi anggota senbatsu. Pada pemilihan umum senbatsu untuk singel ke-27 yang diadakan tahun 2012, namanya berada di urutan ke-17.Aki Takajo dan Haruka Nakagawa secara resmi berseragam JKT48 sejak awal November 2012. Menandai bergabungnya dua WNA asal Jepang tersebut, pada Sabtu sore tanggal 3 November 2012 empat anggota JKT48, Shania, Rena, Melody dan Ayana bertolak menuju Jepang untuk menghadiri 'Special Event with JKT48' di AKB48 Cafe & Shop Akihabara keesokan harinya (04/11). Ratusan fans AKB48 terlihat mengantri dengan tertib di depan cafe Minggu pagi untuk berpartisipasi dalam acara ini, meskipun jumlah peserta dibatasi hanya 80 orang saja. Acara diisi dengan adu talenta antara 3 anggota asal Indonesia (Shania, Melody dan Ayana) menghadapi 3 anggota asli Jepang: Rena, Aki Takajo (Akicha) dan Nakagawa Haruka (Haruka), serta sesi tanya jawab dengan peserta. Di akhir acara, keenam anggota JKT48 diminta menyanyikan "Heavy Rotation" versi bahasa Indonesia. Meski awalnya terlihat ragu, Takajo dan Nakagawa akhirnya ikut bernyanyi meskipun dengan bahasa Indonesia yang belum terlalu fasih. Haruka Nakagawa mengucapkan perpisahan dengan AKB48 dan menyatakan akan berusaha keras agar JKT48 dapat mengalahkan popularitas AKB48.Aki Takajo dan Haruka Nakagawa tampil untuk pertama kalinya bersama para anggota JKT48 dalam siaran langsung di televisi Indonesia pada 17 November 2012 dalam acara Dahsyat di RCTI. Meski demikian, kedua personel asal Jepang ini hanya tampil dalam segmen obrolan, sebagai bentuk perkenalan kepada publik Indonesia. Pada kesempatan itu, JKT48 membawakan dua buah lagu, yaitu "Baby! Baby! Baby!" dan lagu baru berjudul "Gomen ne, Summer" yang merupakan daur ulang dari singel grup saudari mereka SKE48. Lagu "Gomen ne, Summer" ini baru ditampilkan kepada publik untuk pertama kalinya.Acara Dahsyat di RCTI 9 Desember 2012 merupakan penampilan pertama Takajo dan Nakagawa sebagai anggota JKT48. Keduanya membawakan lagu "Gomen ne, Summer" dalam formasi 7 orang. Dalam acara tersebut juga diumumkan tanggal 26 Desember 2012 sebagai pertunjukan teater hari pertama Takajo dan Nakagawa di Teater JKT48. Dalam konser The 1st JKT48 Anniversary Event, di Senayan 23 Desember 2012 diumumkan bahwa Aki Takajo dan Haruka Nakagawa bergabung bersama 22 anggota JKT48 Generasi Pertama dalam Tim J JKT48. Takajo tampil sebagai center dalam lagu "Karena Kusuka Dirimu" ("Kimi no Koto ga Suki Dakara"), seperti posisinya ketika bersama Under Girls membawakan "Kimi no Koto ga Suki Dakara", lagu sisi B singel AKB48 "River" (2009).Teater JKT48Teater JKT48Teater JKT48 adalah teater eksklusif untuk pertunjukan JKT48 dan grup-grup saudarinya. Teater ini berada di lantai 4 mal fX Lifestyle X'nter Jakarta. Pembukaan teater ini dilakukan pada 8 September 2012 dengan pementasan setlist "Pajama Drive" yang dimulai pukul 14.00. Seluruhnya ada 16 lagu yang dibawakan JKT48 termasuk ancora. Pada konferensi pers setelah selesainya pertunjukan, dua anggota AKB48, Aki Takajo dan Haruka Nakagawa tampil di atas panggung untuk memperkenalkan diri dengan bahasa Indonesia. Kedatangan keduanya dimaksudkan sebagai kejutan pada acara peresmian teater dan tidak tampil dalam pertunjukan hari itu. Keduanya datang untuk pertama kalinya di Jakarta setelah pengumuman ditransfernya mereka menjadi anggota JKT48.Pembukaan Teater JKT48 sempat ditunda dari rencana sebelumnya pada 1 September 2012. Teater JKT48 berkapasitas sekitar 210 orang, 180 kursi untuk penonton duduk, dan 30 penonton berdiri. Luas panggung teater kira-kira 30 m2 JKT48 hanya tampil sekali sehari pada hari kerja, pada pertunjukan malam pukul 19.00. Dua pertunjukan digelar setiap harinya pada hari Sabtu/Minggu dan hari libur, pertunjukan siang pukul 14.00 dan pertunjukan malam pukul 19.00.Tim J [Pembentukan Tim J diumumkan 23 Desember 2012.Generasi Pertama beserta Aki Takajo dan Haruka Nakagawa masuk dalam tim ini.Kapten dari Tim J adalah Devi Kinal Putri.Nama Tanggal lahirAki Takajo 3 Oktober 1991 (umur 21)Ayana Shahab 3 Juni 1997 (umur 15)Beby Chaesara Anadila 18 Maret 1998 (umur 14)Cindy Gulla 29 Mei 1997 (umur 15)Delima Rizky 25 Oktober 1997 (umur 15)Devi Kinal Putri 2 Januari 1996 (umur 17)Diasta Priswarini 9 September 1991 (umur 21)Frieska Anastasia Laksani 4 Maret 1996 (umur 16)Gabriela Margareth Warouw 11 April 1998 (umur 14)Ghaida Farisya 29 Mei 1995 (umur 17)Haruka Nakagawa 10 Februari 1992 (umur 20)Jessica Vania 22 Januari 1996 (umur 17)Jessica Veranda Tanumihardja 19 Agustus 1993 (umur 19)Melody Nurramdhani Laksani 24 Maret 1992 (umur 20)Nabilah Ratna Ayu Azalia 11 November 1999 (umur 13)Rena Nozawa 6 Mei 1998 (umur 14)Rezky Wiranti Dhike 22 November 1995 (umur 17)Rica Leyona 19 Agustus 1991 (umur 21)Sendy Ariani 12 Agustus 1993 (umur 19)Shania Junianatha 27 Juni 1998 (umur 14)Sonia Natalia 17 Desember 1997 (umur 15)Sonya Pandarmawan 18 Mei 1996 (umur 16)Stella Cornelia 3 November 1994 (umur 18)[sunting]Kenkyuusei Generasi kedua[46]Nama Tanggal lahirAlicia Chanzia 24 Mei 1999 (umur 13)Annisa Athia 8 Oktober 1997 (umur 15)Cindy Yuvia 14 Januari 1998 (umur 15)Della Delila 15 November 1998 (umur 14)Dellia Erdita 19 Desember 1996 (umur 16)Dena Siti Rohyati 15 Maret 1997 (umur 15)Dwi Putri Bonita 17 November 1997 (umur 15)Fakhiryani Shafariyanti 14 Juli 1995 (umur 17)Intar Putri Kariina 23 Oktober 1997 (umur 15)Jennifer Hanna 26 Januari 1998 (umur 15)Jennifer Rachel Natasya 10 April 1999 (umur 13)Lidya Maulida Djuhandar 17 Agustus 1996 (umur 16)Nadhifa Karimah 24 November 1995 (umur 17)Nadila Cindi Wantari 23 September 1998 (umur 14)Natalia 28 Desember 1996 (umur 16)Noella Sisterina 16 November 1997 (umur 15)Novinta Dhini 26 November 1995 (umur 17)Octi Sevpin 7 Oktober 1997 (umur 15)Olivia Robberecht 21 Mei 1997 (umur 15)Priscillia Sari Dewi 5 April 1999 (umur 13)Ratu Vienny Fitrilya 23 Februari 1996 (umur 16)Riskha Fairunissa 22 Maret 1996 (umur 16)Rona Anggreani 19 Maret 1995 (umur 17)Saktiya Oktapyani 1 Oktober 1995 (umur 17)Shinta Naomi 4 Juni 1994 (umur 18)Sinka Juliani 4 Juni 1996 (umur 16)Thalia 22 Desember 1996 (umur 16)Thalia Ivanka Elizabeth 29 Juni 1999 (umur 13)Viviyona Apriani 13 April 1994 (umur 18)Mantan anggotaGenerasi 1Nama Tanggal lahir Tanggal lulusSiti Gayatri 11 Maret 1993 (umur 19) 12 Februari 2012Intania Pratama Ilham 19 Juli 1991 (umur 21) 12 Februari 2012Allisa Astri 23 Juni 1990 (umur 22) 10 Mei 2012Fahira al-Idrus 27 Juli 1998 (umur 14) 10 Mei 2012Neneng Rosediana 24 Januari 1999 (umur 14) 25 November 2012Cleopatra Djapri 20 Desember 1993 (umur 19) 10 Desember 2012Alissa Galliamova 28 Agustus 1993 (umur 19) 16 Januari 2013Generasi 2Nama Tanggal lahir Tanggal lulusAlthea Callista 11 Juli 1997 (umur 15) 10 Januari 2013Nurhalima Oktavianti 18 Oktober 1996 (umur 16) 10 Januari 2013-DiskografiDaur ulang singel AKB48 (versi Indonesia)"Heavy Rotation", video musik, 14 Januari 2012"Aitakatta/Ingin Bertemu", Februari 2012"Kimi no Koto ga Suki Dakara/Karena Ku Suka Dirimu, Maret 2012"Ponytail to Chou-chou/Ponytail dan Shu-shu", Juni 2012"Baby! Baby! Baby!", Juli 2012"Namida Surprise", Desember 2012Daur ulang singel SKE48 (versi Indonesia)"Gomen ne, Summer" ("Maafkan, Summer") November 2012Daur ulang singel NMB48 (versi bahasa Indonesia)"Kitagawa Kenji", Desember 2012CD Promo JKT48Heavy Rotation (Sample CD Type 01 of 04)Kimi no Koto ga Suki Dakara (Karena Kusuka Dirimu) (Sample CD Type 02 of 04)Ponytail to Chou-chou (Ponytail dan Shu-shu) (Sample CD Type 03 of 04)Baby! Baby! Baby! (Sample CD Type 04 of 04)PenampilanIndonesiaAcara varietasJKT48 SchoolKonserJ-Pop Culture Festival 2012, Balai Kartini, Jakarta, 25 Februari 2012Mega Konser JKT48, RCTI, 17 Juli 2012Mahakarya RCTI 23 Tahun, RCTI, 08 Juli 2012JKT48 First Anniversary Event, 23 Desember 2012[sunting]Penampilan Non KonserFestival Jak-Japan Matsuri 2012, Jakarta, 23 dan 30 September 2012HAI Day, Parkir Timur Senayan, Jakarta, 27 Oktober 2012Perayaan HUT Kota Batu Ke-11, Malang, Jawa Timur, 10 November 2012Pekan Produk Kreatif Indonesia 2012, Epicentrum Walk, Jakarta, 21 November 2012Yahoo! OMG Award 2012, Balai Kartini, Jakarta, 24 November 2012Jelajah TKP (Perayaan Ulang Tahun KASKUS Ke-13). Tenis Indoor Senayan, 25 November 2012[sunting]TelevisiPutih Abu Abu,Episode 56 di SCTVHitam Putih, 3 Juni 2012 di Trans715th AMI Awards 2012, 4 Juli 2012 di RCTIKonser Terbaik 15th AMI Awards 2012, 9 Juli 2012 di RCTIKonser 'AMA21NG' Ulang Tahun Ke-21 MNCTV, 20 Oktober 2012 di MNCTVOpera van Java, 24 Oktober 2012 di Trans7Sedap Malam, 21 November 2012 di RCTI[sunting]Pertunjukan teater[sunting]Teater sementaraJKT48 1st Theater Live "Pajama Drive", Nyi Ageng Serang, Pasar Festival, Kuningan Jakarta Selatan, 17-20 Mei 2012JKT48 June 2012 Theater "Pajama Drive", Studio 7 Pasaraya Grande Blok M Jakarta, 14-17 Juni 2012JKT48 July 2012 Theater "Pajama Drive", Studio 7 Pasaraya Grande Blok M Jakarta, 13-15 Juli 2012[sunting]Teater JKT48Generasi 1 "Pajama Drive" (8 September 2012–13 Desember 2012)Tim J "Renai Kinshi Jourei" (26 Desember 2012– )Generasi 2 "Pajama Drive" (11 Januari 2013– )[sunting]IklanPocari Sweat "Youth, Sweat, Beautiful" (Desember 2011)Lagu iklan: "Heavy Rotation" (versi Indonesia/versi Jepang)Rakuten[53]Laurier "Active Day", Laurier "Relax Night"Lagu iklan: "Kimi no Koto ga Suki Dakara/Karena Ku Suka Dirimu" (versi Indonesia)Yamaha Indonesia, Mio JLagu iklan: "Aitakattta/Ingin Bertemu"Pocari Sweat "Heavy Rotation Dance Cover"Lagu iklan: "Heavy Rotation"Biore Body Foam: Freshy Blossom : Stella, Melody, DhikeLagu iklan: "Ponytail to Shushu"Sharp AquosLagu iklan: "Baby! Baby! Baby!"Pocari Sweat "Love Letter": Shania, Takajo, Nakagawa, MelodyLagu iklan: "Gomen ne, Summer" (versi Jepang)Pocky JKT48 MemberLagu iklan: "Baby! Baby! Baby!"Pocari Sweat "Movie": Shania, Takajo, Nakagawa, MelodyLagu iklan: "Gomen ne, Summer" (versi Jepang)Pocari Sweat "Presentation": Shania, Takajo, Nakagawa, MelodyLagu iklan: "Gomen ne, Summer" (versi Jepang)MajalahTeen edisi 278GADIS 8-17 Mei 2012HAI edisi 34, 20-27 Agustus 2012The 1st Official Guide Book "LOVE JKT48" (14 September 2012)NYLON Indonesia November 2012, RADAR "Bright Young Things" (Melody, Veranda, Ghaida, Ayana, Nabilah, Shania, Stella)HAI Senin, 24 Desember 2012JepangKonser1st AKB48 Kōhaku Taikō Uta Gassen (20 Desember 2011, Tokyo Dome City Hall), 16 anggotaAKB48 Request Hour Setlist Best 100 2012 (20 Januari 2012, Tokyo Dome City Hall), 12 anggota, sebagai ancoraAKB48 Gyoumu Renraku. Tanomuzo, Katayama Buchou! (23-25 Maret 2012, Saitama Super Arena)AKB48 in Tokyo Dome "1830m no Yume" (24-26 Agustus 2012, Tokyo Dome), 16 anggota2nd AKB48 Kōhaku Taikō Uta Gassen (17 Desember 2012, Tokyo Dome City Hall), 16 anggota (Aki Takajo, Haruka Nakagawa, Ayana, Beby, Cindy, Kinal, Ghaida, Jessica Vania, Melody, Nabilah, Rena, Dhike, Sendy)[sunting]TelevisiMorita Kazuyoshi Hour, Waratte Iitomo! (21 Desember 2011, Fuji TV)Seyanen! (Ōmisoka RokeSP Kettei! Ima Kore Mite Hoshii Taisho!) (31 Desember 2011, MBS), wilayah tayang Kansai dan sekitarnyaKōhaku Uta Gassen (31 Desember 2011, NHK)AKB to Chome Chome! (13 September, 27 September 2012, YTV), wilayah tayang Kansai dan sekitarnyaShukan AKB (14 September, 21 September, 28 September 2012, TV Tokyo)J-Melo (15 Oktober 2012, NHK)IklanNameraka Honpo, Tokiwa Pharmaceuticals (16 April 2012– )MajalahTVnavi (24 Januari 2012), 16 anggotaBLT (24 Januari 2012), bersama Ayana, Shania, Cleopatra, Rena, Sonya, dan Jessica.smart (24 Januari 2012), 3 anggota (Nabilah, Ghaida, Sonya).Nikkei Entertainment! (3 Februari 2012), 16 anggota (wawancara dengan Nozawa, Shania, dan Jessica Veranda)Shūkan Shōnen Magazine (15 Februari 2012), 6 anggota (Jessica Veranda, Shania, Frieska, Stella, Dhike, Nozawa)Magazine Special (20 Maret 2012)Manga Action (18 Desember 2012), foto sampul, poster, dan sesi pemotretan di Jakarta: Nakagawa, Takajo, Ayana, Nabilah, Stella, Ve, Shania, MelodyPenghargaanTahun Acara Nominasi Karya Hasil2012 Yahoo! OMG Awards Indonesia Best Group MenangHAI Readers Music Awards 2012 [55] Best Single Heavy Rotation MenangBest Costume MenangBest Stage Performance MenangBest Freshmeat MenangBest of The Best (non-nominasi) Menang2013 100% Ampuh Awards Co Cuit (Best Female Group) MenangDAHSYAT-nya Awards 2013 Pendatang Baru Terdahsyat MenangAksi Panggung Terdahsyat Nominasi[sunting]Referensi^ a b "インドネシア・ジャカルタで「JKT48」始動! AKB48海外初の姉妹グループ誕生へ". Oricon, Inc.. 11 Mei 2011. Diakses pada 13 September 2011.^ a b "AKB48 Idol Group to Spawn JKT48 Spinoff in Indonesia". Anime News Network. 11 Mei 2011. Diakses pada 12 September 2011.^ a b c "AKB初の海外姉妹グループ、JKT48の可能性". Nikkei. 14 Februari 2012. Diakses pada 29 Maret 2012.^ a b c "AKB48 Indonesian sister group JKT48 introduces first 28 members". Manichi Shimbun. 3 November 2011. Diakses pada 3 November 2011.^ "JKT48、母国で「ヘビロテ」初パフォーマンス&初握手会". Natalie. 20 Desember 2011. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "AKB48の海外初姉妹グループ・JKT48、初MV完成 キュートなメイキングカット公開". Modelpress. 17 Januari 2012. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "JKT48『Heavy Rotation』のミュージックビデオが完成". The Real Live Web. 18 Januari 2012. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "Berita Terbaru". Situs resmi JKT48. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "JKT48が楽天のインドネシアECモールのCMに登場!". RBB Today. 27 Januari 2012. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "東南アジアに製品研究開発の拠点を ヤマハ発・柳社長にインタビュー". Chunichi Shimbun. 29 Februari 2012. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "Sharp Indonesia Gandeng JKT48". Sumut Post. 7 Maret 2012. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "JKT48起用! シャープがインドネシアでシェア拡大狙う". 大河原克行. Nikkei Trendy net. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "Japan Pop Culture Festival (25 - 26 Februari 2012)". Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. 31 Januari 2012. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "AKB48、ジャカルタで公演 Jポップ紹介イベント". 47 News. 25 Februari 2012. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "AKB48:インドネシアでJKTと“合体”ライブ!". Mainichi Shimbun. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "JKT48:1月に初のCD発売決定 高城&仲川も公演デビューへ ", 24 Desember 2012. Diakses pada 24 Desember 2012.^ a b "AKB48、初の紅白歌合戦イベントは大島優子率いる白組優勝". Natalie. 21 Desember 2011. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "AKBら総勢155人が「紅白対抗歌合戦」ファン2000人熱狂!". Sports Hochi. 21 Desember 2011. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "AKB48紅白対抗歌合戦(2011年)取材レポート(2)". Scramble Egg. 27 Desember 2011. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "会いたかったDenganmu…」。JKT48が“いいとも”でテレビ番組に初登場。". Techinsight. 21 Desember 2011. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "JKT48が成田でイベント 会場から「かわいい!」". J-Cast. 24 Desember 2011. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "AKB48、SKE48、NMB48、SDN48、HKT48、JKT48、総勢210名で紅白に出場!!". The Television. 30 Desember 2011. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "AKB48 リクエストアワー セットリストベスト100 2012(2日目)". Scramble Egg. 21 Januari 2012. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "AKB48、新シングル“GIVE ME FIVE!”の収録内容と歌唱メンバー決定!". Tower Records Online. 13 Januari 2012. Diakses pada 29 Maret 2012.^ "AKB48、さいたまSA最終日に前田卒業&総選挙開催発表". Natalie. 26 Maret 2012. Diakses pada 29 Maret 2012.^ http://www.halojepang.com/berita-utama/4404-jkt48 JKT48 Jadi Kejutan Dalam Konser AKB48 di Saitama Super Arena.^ "JKT48 :日本のCM初登場 NG50回も「良くできた」と自画自賛 年内CDデビューに意欲". Mantan Web. 16 April 2012. Diakses pada 18 April 2012.^ a b "AKB48ドーム最終日に前田敦子号泣「私の青春の全て」 ", 27 Agustus 2012. Diakses pada 29 Agustus 2012.^ "AKB48「夢のステージ」初ドーム公演初日に5万人熱狂 ", 25 Agustus 2012. Diakses pada 29 Agustus 2012.^ "AKB48小嶋陽菜:「あっちゃん、打ち上げにくる?」卒業に涙の天然ボケ ", 27 Agustus 2012. Diakses pada 29 Agustus 2012.^ "‘Duo Naturalisasi’ Resmi Bergabung, JKT48 Gelar Temu Fans di Jepang". LangitBerita.com. 5 November 2012. Diakses pada 6 November 2012.^ "「AKB版紅白」は紅組がリベンジ 紅組キャプテン篠田、涙の「とったどー!」 ", 17 Desember 2012. Diakses pada 11 Januari 2013.^ "第2回AKB48紅白対抗歌合戦 篠田麻里子の紅組が勝利 ", 18 Desember 2012. Diakses pada 11 Januari 2013.^ "嵐・関ジャニ∞・AKB48・Perfumeが夢のコラボ! 紅白でディズニー名曲を披露 ", 28 Desember 2012. Diakses pada 11 Januari 2013.^ "紅白歌合戦 : AKB48 “史上最速の早着替え”成功 総勢171人の人文字も ", (Mainichi Shimbun), 31 Desember 2012. Diakses pada 11 Januari 2013.^ "YouTubeで5日間完全ライブ配信!". AKB48 Official Blog〜1830mから〜. Diakses pada 1 Februari 2013.^ "ヘビロテ4位…3連覇ならずもアニマルコスプレ ", 27 Januari 2013. Diakses pada 1 Februari 2013.^ title name di Twitter. 2013-1-17. Retrieved 2013-2-1.^ "AKB大人事 宮沢→上海、高城→JKT ", 25 Agustus 2012. Diakses pada 26 Agustus 2012.^ "AKB48 27thシングル選抜総選挙 開票結果". AKB48 TOKYO DOME までの軌跡. 6 Juni 2012. Diakses pada 25 Agustus 2012.^ "‘Duo Naturalisasi’ Resmi Bergabung, JKT48 Gelar Temu Fans di Jepang". LangitBerita.com. 5 November 2012. Diakses pada 6 November 2012.^ "JKT48:高城&仲川がインドネシア語で初パフォーマンス 劇場デビューは26日 ", 10 Desember 2012. Diakses pada 24 Desember 2012.^ a b c "JKT48:こけら落とし公演 高城&仲川が現地語でサプライズ会見 ", 9 September 2012. Diakses pada 27 September 2012.^ "Akhirnya, JKT48 Punya Teater Sendiri ", 11 September 2012. Diakses pada 27 September 2012.^ "Teater Permanen JKT48: Panggung yang tak henti bergetar ", 9 September 2012. Diakses pada 27 September 2012.^ a b "JKT48 Member Profiles". JKT48. Diakses pada 3 November 2011.}}^ a b "Pengumuman Pengunduran Diri Siti Gayatri dan Intania Pratama Ilham". JKT48. 12 Februari 2012. Diakses pada 20 Januari 2013.^ a b "Perihal Fahira Al Idrus dan Allisa Astri". JKT48 Official Web Site. 10 Mei 2012. Diakses pada 20 Januari 2013.^ "Mengenai Neneng Rosdiana". JKT48. Diakses pada 21 November 2012.}}^ "Mengenai Cleopatra Japri". JKT48. Diakses pada 10 Desember 2012.}}^ "Mengenai Alissa Galliamova". JKT48. Diakses pada 22 Januari 2013.}}^ a b "Mengenai Althea Callista dan Nurhalima Oktavianti". JKT48 Official Web Site. 10 Januari 2013. Diakses pada 10 Januari 2013.^ "JKT48が楽天のインドネシアECモールのCMに登場!". RBB Today. 27 Januari 2012. Diakses pada 28 Januari 2012.^ "AKB48 リクエストアワー セットリストベスト100 2012(2日目)" (dalam bahasa Jepang). Scramble Egg. 21 Januari 2012. Diakses pada 23 Januari 2012.^ "JKT48 is nominated in HAI Reader’s Poll Music Awards 2012", JKT48Stuff. 29 Nov 2012. Diakses pada 1 Januari 2013.[sunting]Pranala luarSitus resmi JKT48 (Indonesia) (Jepang)JKT48 di FacebookJKT48 di TwitterChannel JKT48 di YouTube[sembunyikan]l • b • sJKT48Anggota Tim JAki Takajo Ayana Shahab Beby Chaesara Anadila Cindy Gulla Delima Rizky Devi Kinal Putri Diasta Priswarini Frieska Anastasia Laksani Gabriela Margareth Warouw Ghaida Farisya Haruka Nakagawa Jessica Vania Jessica Veranda Tanumihardja Melody Nurramdhani Laksani Nabilah Ratna Ayu Azalia Rena Nozawa Rezky Wiranti Dhike Rica Leyona Sendy Ariani Shania Junianatha Sonia Natalia Sonya Pandarmawan Stella CorneliaGenerasi 2Alicia Chanzia Annisa Athia Cindy Yuvia Della Delila Dellia Erdita Dena Siti Rohyati Dwi Putri Bonita Fakhiryani Shafariyanti Intar Putri Kariina Jennifer Hanna Jennifer Rachel Natasya Lidya Maulida Djuhandar Nadhifa Karimah Nadila Cindi Wantari Natalia Noella Sisterina Novinta Dhini Octi Sevpin Olivia Robberecht Priscillia Sari Dewi Ratu Vienny Fitrilya Riskha Fairunissa Rona Anggreani Saktiya Oktapyani Shinta Naomi Sinka Juliani Thalia Thalia Ivanka Elizabeth Viviyona AprianiMantan anggota Generasi 1Allisa Astri Fahira Intania Pratama Ilham Siti Gayatri Neneng Rosediana Cleopatra Djapri Alissa GalliamovaGenerasi 2Althea Callista Nurhalima OktaviantiCD singel Kontribusi untuksingel AKB48Give Me Five! Eien PressurePertunjukan teater Setlist1 "Pajama Drive" "2 Aturan Anti Cinta"Acara khusus Acara televisiJKT48 SchoolArtikel terkait Grup saudariAKB48 SKE48 SDN48 NMB48 HKT48 TPE48 SNH48ManajemenYasushi Akimoto Media Nusantara Citra[sembunyikan]l • b • sAKB48[tampilkan] Anggota[sembunyikan] Grup AKB48Subgrup/unit Honegumi from AKB48 • Crayon Friends from AKB48 • Chocolove from AKB48 • Okashina Sisters • No3b • Watarirouka Hashiritai • Queen & Elizabeth • Team Dragon from AKB48 • French Kiss • Not Yet • DivaGrup saudari SKE48 • SDN48 • NMB48 • HKT48 • JKT48 • TPE48 • SNH48[tampilkan] Diskografi[tampilkan] Acara seleksi[tampilkan] Penampilan[tampilkan] Artikel terkait[sembunyikan]l • b • sPertunjukan teater AKB48AKB48 Tim A1 "Party ga Hajimaru yo" 2 "Aitakatta" 3 "Dareka no Tame ni" 4 "Tadaima Renai Chuu" 5 "Renai Kinshi Jourei" 6 "Mokugekisha"Tim K1 "Party ga Hajimaru yo" 2 "Seishun Girls" 3 "Nounai Paradise" 4 "Saishuu Bell ga Naru" 5 "Sakaagari" 6 "Reset"Tim B1 "Seishun Girls" 2 "Aitakatta" 3 "Pajama Drive" 4 "Idol no Yoake" 5 "Theater no Megami"Tim 41 "Boku no Taiyou"Siswi pelatihanA4 "Tadaima Renai Chuu" B4 "Idol no Yoake" A5 "Renai Kinshi Jourei" B5 "Theater no Megami" K6 "Reset" H1/4 1st "Boku no Taiyou"Format spesialHimawari 1 "Boku no Taiyou" Himawari 2 "Yume o Shinaseru Wake ni Ikanai"SKE48 Tim S1 "Party ga Hajimaru yo" 2 "Te o Tsunaginagara" 3 "Seifuku no Me"Tim KII1 "Aitakatta" 2 "Te o Tsunaginagara" 3 "Ramune no Nomikata"Tim E1 "Pajama Drive" 2 "Sakaagari"Siswi pelatihanS1 "Party ga Hajimaru yo" KII 1 "Aitakatta"SDN48 Semua anggota1 "Yuuwaku no Garter"NMB48 Tim N1 "Dareka no Tame ni" 2 "Seishun Girls"Tim BII1 "Aitakatta"Siswi pelatihanAngkatan 1 "Dareka no Tame ni" Angkatan 2 "Party ga Hajimaru yo" Angkatan 3 "Aitakatta"HKT48 Tim H1 "Te o Tsunaginagara"Siswi pelatihan"Te o Tsunaginagara" "Party ga Hajimaru yo"JKT48 Generasi 11 "Pajama Drive"Tim J1 "Aturan Anti Cinta"Generasi 21 "Pajama Drive"SNH48 Semua anggota1 "Give Me Power" |
| Dany Andriawan Berita+dan+Kegiatan 's link |
| Januarti Nur Af Idah Berita+dan+Kegiatan 's link Rektor Perjuangkan Mahasiswanya Yang Ditahan Tanggapan pihak rektorat terkait aksi solidaritas mahasiswa yang dilakukan di blok M yang meminta temannya agar dikeluarkan dalam tahanan, karena mahasiswa mempunyai tugas dalam pemahaman ilmu yang diadakan di kampusnya. 30/05/13. Sulitnya pencarian data pada pihak rektorat, untuk memperjelas diskomunikasi antar pihak rektorat dan para mahasiswa yang menuntut agar temannya dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Medaeng. Rabu, 29 Mei 2013 pukul 01 : 00, empat kali ditemui kekantor rektorat untuk diminta penjelasan terkait dengan bagaimana tanggapan pihak rektor tentang aksi solidaritas mahasiswa di blok M yang menuntut untuk pembebasan temannya yang ditahan karena demo anarkis pada tanggal 6 Maret 2013. Ditambah lagi dengan aksi yang diselenggarakan oleh solidaritas mahasiswa di blok M atas kerjasamanya dengan UKM Teater Sua yang meminta pembebasan temannya yang sedang di tahan tersebut, aksi ini merupakan partisipasi UKM Teater Sua dengan diadakan semacam upacara adat dan teater oleh para mahasiswa partisipan. Namun, pihak rektorat banyak kegiatan, hingga tidak dapat meluangkan waktu untuk diminta keterangan terkait aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa. Bersamaan dengan aksi mahasiswa partisipan tersebut, tengah diselenggarakannya rapat SENAT di kantor rektorat lantai dua, ruang sidang tersebut. Penuturan salah seorang pegawai yang sedang duduk di lobby depan kantor wakil rektorat dua, ”mahasiswa sebagai rakyat yang berpendidikan tinggi seharusnya : mahasiwa sebelum berbuat, seharusnya berfikir panjang terlebih dahulu apa sebab dan akibat yang akan timbulkan atas perbuatannya”. Rektorat selalu meminta informasi dan perlindungan kepada kementrian agama bagian kasus penyekapan mahasiswa tersebut agar dapat diperjelas kapan selesainya penyekapan tersebut, “mahasiswa itu anak didik kami dan kami sudah mengganggapnya sebagai anak sendiri, senakal apapun mahasiswa kami ingin memberikan yang terbaik untuk mereka”, tutur Thoni. Selaku ketua bagian kemahasiswaan sekaligus pengamat kasus tersebut. Pihak rektorat sering berkomunikasi dengan Polisi Wilayah Resor Kota Besar Surabaya (POLWILTABES) terkait laporan mahasiswa IAIN Sunan Ampel Surabaya yang ditahan tersebut, karna tidak semudah itu untuk membebaskan mahasiswa terkait penegak hukum di pemerintahan. Seperti diberitakan dalam koran Metro Jatim, 30 Mei 2013 “para mahasiswa yang ditahan tersebut telah merusak fasilitas negara mengalami kerugian hingga Rp 70 juta.” Dalam berita koran Metro Jatim tersebut ditegaskan dengan tema “Perusakan IAIN Rektor Meminta Keringanan”. Permintaan keringanan hukuman itu disampaikan oleh Abd A’la, selaku rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya dalam persidangan di pengadilan negri Surabaya, (selasa 29 mei 2013). Hasil dari dari pengajuan status sebagai tahanan kota dan meminta keringanan hukum kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) oleh Abd A’la, di ketahui mahasiswa akan diskors selama satu semester. “Semester depan mereka bisa mengikuti kuliah dengan berbagai syarat yang harus mereka setujui” jelas ketua majlis hakim Ainur Rofiq dalam koran Metro Jatim halaman 14. januarti nur af idah melaporkan. |
| Lanny Thio Bawata Berita+dan+Kegiatan 's link jangan nyerah + jangan nangis bacanya ya sob... ngak lucu. °√° AKHIR PENYESALAN SEORANG ISTRI °√° Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri. Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka. Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku. Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman- temanku. Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya. Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami. Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke- delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak- anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkawinanku, aku juga membenci kedua orangtuaku. Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi. Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya. “Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut. Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??” “Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu. Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah. Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas. Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis. Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar- benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara. Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku. Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya. Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku. Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari- jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya. Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman- temanku yang selama ini kubela- belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku. Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia. Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku. Istriku Liliana tersayang, Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu. Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak- anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang. Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku. Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy! Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note. Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa tabungan dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta. Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi. Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?” Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.” Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?” Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.” Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus... |
| Ðé Çañdy jayputra9.wordpress.com Berita+dan+Kegiatan 's link Pemaparan tentang karakter manusia dilihat dari angka tanggal lahir serta padanan dengan juz dan nama surat hanyalah bersifat serba kemungkinan. Namun pembacaan atas karakter-karakter berdasarkan j... |
| Andra Permana Heavy'Rotation kpopilluminati.blogspot.com Berita+dan+Kegiatan 's link aigoo !sya nga pala !!ang sikip ng pang.unawa mo tol !haha .. hindi po pa yata alam kung ano ang "CONCEPT" ng kanta nila ..NOTE to the AUTHOR: try mo kaya e.judge muna yang SARILI mo bago ka mg.judge sa KPOP groups .. HAHA"Insecurity KILLS" :) |
| Aan Gp Cinta Damai www.infospesial.net WordPress SEO Tools « Empat pertanyaan di hari kiamat | Home | Janji Allah Untuk Orang Yang Selalu Berkata Baik » |

Leave a Comment